Unggul cepat 2-0 dalam waktu seperempat jam, Singapura malah berbalik keteteran. Myanmar berupaya terus menekan dan sempat membalas satu gol dan itu sanggup membuat Mustafic Fahrudin dkk sempat kelabakan.
"Dua gol itu memang datang terlalu cepat. Myanmar kemudian ganti memegang kendali," ujar pelatih Singapura Radojko Avramovic seusai pertandingan di Gelora Bung Karno, Minggu (7/12/2008).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Perlawanan Myanmar bisa dibilang baru bisa 'dibunuh' Singapura dengan gol ketiganya yang tercipta dengan proses cukup kontroversial. Apalagi, Myanmar kehilangan kiper Aung Aung Oo yang diusir wasit.
Peristiwa itu terjadi di menit ke-73. Saat itu, pemain Singapura dengan cepat menggulirkan bola tendangan bebas saat masih ada rekan mereka yang tergolek cedera. Bola dikuasai John Wilkinson dan operannya lantas disodok jadi gol oleh Agu Casmir.
Avramovic membantah bahwa tindakan pemainnya melanggar fairplay. "Mereka mengambil tendangan bebas dengan cepat. Bila mereka tak konsentrasi, itu urusan mereka, bukan masalah saya," tukasnya cepat.
(arp/krs)










































