Pasca Bubar, PSIS Berutang 4 M

Pasca Bubar, PSIS Berutang 4 M

- Sepakbola
Rabu, 06 Mei 2009 21:27 WIB
Pasca Bubar, PSIS Berutang 4 M
Semarang - Setelah dibubarkan, bukan berarti PSIS Semarang bebas dari masalah. Tim kebanggaan warga Semarang itu masih harus menutup utang sebesar Rp 4 miliar.

Manajer PSIS, Yoyok Sukawi, mengaku belum tahu bagaimana cara menutup utang timnya. Namun ia siap mencari jalan keluarnya.

Putra Walikota Semarang Sukawi Sutarip ini menjelaskan, selama ISL timnyaΒ  menghabiskan dana sebesar Rp 8 miliar. Pengeluaran itu terdiri dari gaji pemain, sewa lapangan dan mess dan akomodasi tandang.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Separuhnya (pengeluaran dana) bisa ditangani. Separuhnya utang," katanya ketika dihubungi wartawan melalui telepon, Rabu (6/5/2009).

Yoyok mengaku setelah tak mendapat kucuran dana dari APBD, dana PSIS berasal dari patungan pengurus dan pengusaha penggila bola. "Fokus kita saat ini adalah membayar gaji pemain. Yang lain diselesaikanΒ  nanti," ungkapnya.

Awal tahun 2009, PSIS sempat akan mendapatkan dana dari APBD sebesar Rp 20 miliar dengan cara penyertaan modal pemkot ke PT Mahesa Jenar (menaungiΒ  PSIS). Dana tersebut batal cair karenaΒ  Gubernur Jateng Bibit Waluyo menolakΒ  alokasi untuk sepak bola.

PSIS dibubarkan pada Selasa (5/5) akibat kekurangan dana setelah Pemerintah Propinsi Jawa Tengah menghentikan kucuran dana APBD bagi mereka.

(try/arp)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads