"Kami siap menunggu dan menerima sanksi apapun yang diberikan oleh komdis. Namun kami harap komdis lebih bijak dalam memberikan sanksi itu," ungkap Edu usai persidangan di Kantor PSSI, Jumat(10/7/2009) malam WIB..
Lalu apa dasar Edu berkata demikian? Ia menilai bahwa sebenarnya ia dan rekannya tak ada niatan sama sekali untuk tidak melanjutkan pertandingan. "Tapi kondisi di luar lapangan sudah tidak kondusif, yang ada kami butuh waktu untuk merundingkan apa melanjutkan pertandingan atau tidak."
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ditambahkannya, sebagai kapten Mutiara Hitam, ia seharusnya diajak berdiskusi dengan wasit mengenai kelanjutan laga tersebut.
"Tapi kenyataannya, wasit tak memanggil saya untuk berdiskusi, dia langsung saja menyatakan kami WO dan kalah. Dalam peraturan mestinya kan seperti itu. Yang ada malah bang Nurdin Halid (ketum PSSI) yang datang," sesal Edu.
Beruntung bagi Edu, sanksi yang akan diberikan nantinya hanya berlaku di kompetisi Copa Indonesia saja. Untuk kompetisi ISL, ia bebas dari sanksi.
(mrp/roz)











































