"Saya tidak sependapat kalau Persisam bubar," kata Ketua DPRD Samarinda, Siswadi, kepada wartawan usai menghadiri acara "Aktualisasi Program Partnership Building Mewujudkan Kamtibmas Samarinda Yang Kondusif" di Mapoltabes Samarinda, Jl. Bhayangkara No. 01, Selasa (12/01/2010).
Diakui Siswadi, Persisam saat ini dibelit persoalan keuangan akibat hanya mengantongi dana Rp 15 miliar, yang hingga kini belum jelas peruntukannya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ditegaskan Siswadi, jika perlu diadakan penjaringan suara publik masyarakat Samarinda untuk menentukan kelangsungan Persisam, yang notabene berstatus tim promosi di level ISL setelah menjuarai Divisi Utama musim lalu.
"Saya yakin Persisam harus dipertahankan dengan permintaan perbaikan manajemen Persisam.Bukan Persisam-nya yang harus dibubarkan," terang Siswadi optimistis.
Sebelumnya, Ketua Pengprov PSSI Kaltim Harbiansyah menilai permintaan mundur yang disuarakan suporter Persisam terlalu dini untuk dilontarkan, di tengah berlangsungnya kompetisi ISL. Harbiansyah juga menyinggung kelangsungan Persisam yang terancam gonjang-ganjing pembubaran akibar seretnya pendanaan.
Menurut Siswadi, meski Pemkot Samarinda bersikap hati-hati dalam penggunaan dana APBD, DPRD tetap akan mendukung Persisam dengan memperjuangkan pendanaan melalui APBD.
"Yang jelas sesuai batas kepatutan penggunaan anggaran," pungkas Siswadi. (a2s/key)











































