Isnan Ali: Pemain Seperti Kuli

Isnan Ali: Pemain Seperti Kuli

- Sepakbola
Kamis, 14 Jan 2010 14:38 WIB
Isnan Ali: Pemain Seperti Kuli
Jakarta - Pemain timnas Indonesia Isnan Ali mengaku tak terganggu dengan komentar Nurdin Halid yang menyalahkan pemain pasca kegagalan di Pra Piala Asia 2011. Ia menganggap pemain seperti "kuli".

Prestasi buruk timnas Indonesia sedang di titik nadir. Setelah gagal di Pra Piala Asia U-19 dan SEA Games 2009, timnas senior juga gagal menjaga tradisi lolos ke Piala Asia untuk yang pertama kali usai dikalahkan Oman 2-1 di babak kualifikasi.

PSSI dinilai sebagai pihak yang paling bertanggung jawab atas nihilnya prestasi timnas tersebut. Akan tetapi, Nurdin sebagai pucuk pimpinan PSSI tidak ingin disalahkan begitu saja, apalagi disuruh mundur.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dalam pernyataannya kemarin ia mempertanyakan kualitas pemain yang begitu-begitu saja. Pernyataan itu memancing reaksi dari striker Bambang Pamungkas, yang dalam twitter-nya menyayangkan komentar Nurdin tersebut.

Berbeda dengan Bepe, bek Isnan Ali tidak terlalu terganggu dengan penilaian Nurdin.

"Saya sebagai pemain mau nggak mau harus terima disalahkan seperti itu, meski secara pribadi tidak. Pemain 'kan seperti kuli. Disuruh datang ke pelatnas ya datang, disuruh latihan ya latihan, disuruh bertanding ya bertanding," tutur defender asal klub Sriwijaya FC tersebut saat berbincang-bincang dengan detiksport, Kamis (14/1/2010).

"Tapi saya menyerahkan penilaian ini sepenuhnya kepada masyarakat. Biar masyarakat sepakbola Indonesia sendiri yang menilai," sambungnya.

Saat disinggung soal derasnya desakan agar PSSI dirombak dan Nurdin mundur, pemain kelahiran Makassar 30 tahun lalu itu memberi jawaban yang terkesan normatif.

"Saya sebagai pemain, bukan pengamat yang bisa memberikan saran. Yang jelas, kami selaku pemain terus mendukung siapa pun pengurus PSSI. Yang penting mereka bisa membuat sepakbola Indonesia lebih baik."

Isnan juga tidak keberatan dengan wacana naturalisasi pemain asing yang dilontarkan Nurdin. "Saya sih setuju. Kalau itu bisa mendatangkan prestasi buat bangsa Indonesia, kenapa tidak dicoba?"

Hal lain yang dikomentari Isnan adalah tindakan pemuda bernama Hendri Mulyadi minggu lalu, yang menyusup ke lapangan saat berlangsung pertandingan Indonesia versus Oman di Gelora Bung Kanro.

"Saya rasa tindakan Hendri itu wajar. Sebab, tindakan itu bentuk rasa kecewa dia (terhadap penampilan timnas)," cetusnya. (a2s/krs)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads