Digadang-gadang sebagai calon kuat juara Indonesian Super League (ISL) musim ini, Persija malah terlempar jauh dari papan atas klasemen. Peringkat 14 dengan 17 angka dari 13 laga berlalunya. Maka jelang berakhirnya putaran pertama ini, manajemen tim melakukan evaluasi untuk hasil yang lebih baik di putaran kedua.
Saat ini Persija memiliki empat pemain asing, yaitu Abanda Herman, Richard Caceres, Baihakki Kaizan dan Mustafic Fachrudin. Untuk nama kedua, Persija dipastkan tak akan memakainya lagi karena dinilai tak memuaskan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ferry secara spesifik menyebut kalau Persija butuh kehadiran seorang playmaker untuk mengatur pemain dan mendistribusikan bola kepada Bambang Pamungkas, Aliyudin, dan TA Musafry.Β Memang sejak kepergian Robertino Pugliara ke Persiba Balikpapan awal musim ini, Persija seperti kehilangan roh permainan di lini tengah.
"Memang sejak Robertino pergi kami agak kekurangan distribusi bola dari tengah. Kami memang punya striker-striker yang bagus namun tak ada yang men-supply bola kepada mereka. Ini lah yang kita sedang cari," tegas Ferry.
Sementara itu Persija juga sempat menguji kemampuan Irfan Bachdim, pemain WNI keturunan yang menimba ilmu di Belanda. Apa komentar Ferry mengenai pemain muda itu?
"Dia sempat latihan dengan kami. Dia bagus dan cepat mainnya, namun posisinya sama dengan Bambang dan Musafry serta posturnya tak berbeda jauh. Kita akan memikirkanya, karena dia sempat meminta kejelasan soal statusnya. Karena ia mempunyai dwi kewarganegaraan, kami belum bisa mengambilnya," pungkas mantan pentolan JakMania itu.
(mrp/roz)











































