Pada pertandingan di Stadion Segiri, Samarinda, Kalimantan Timur (Kaltim), Sabtu (13/2/2010) sore. Kedua tim saling serang di awal laga. Duel lini tengah antara pemain Persisam Ronald Fagundez dan pemain Persija Baihaki Khaizan berlangsung sengit.
Pelanggaran terhadap pemain Persija terjadi beberapa meter di luar areal penalti Persisam. Eksekusi tendangan bebas dimenit-4 melalui kaki Ismed mampu dimentahkan Wawan Hendrawan yang berada di bawah mistar gawang Persisam.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Memasuki menit-16, Persisam mulai mendominasi serangan.Pemain belakang Persija yang dikomandani Abanda Herman, dibikin keteteran oleh stoper Danilo Fernando yang mensuplai bola dengan apik kepada duet striker Pipat Tonkaya-Choi Dong Soo.
Persija mencoba keluar dari tekanan tuan rumah. TA Musafry yang bermain di sektor sayap kanan mendapat pengawalan ketat barisan belakang Persisam. Dimenit-41, striker Persija Aliyudin yang menerima umpan terobosan dari Musafry nyaris membobol gawang Wawan Hendrawan.
Kedua kesebelasan berusaha mencetak gol terlebih dahulu. Namun sayang tujuh peluang gol tuan rumah dan 5 peluang gol Persija,gagal dalam penyelesaian akhir. Skor imbang tanpa gol bertahan hingga turun minum.
Memasuki babak kedua, pertandingan tetap berlangsung sengit. Striker Persija Bambang Pamungkas yang terlepas dari pengawalan barisan belakang Persisam yang dikawal Hamka Hamzah nyaris membobol gawang Wawan Hendrawan di menit-46 setelah tendangannya membentur tiang gawang.
Memasuki menit-55, tuan rumah mencoba meningkatkan tempo permainan. Abanda Herman menjaga ketat pergerakan Danilo Fernando.Abanda mampu mematahkan tendangan keras Danilo dimenit -55 usai menerima umpan Choi Dong Soo di sektor sayap kanan. Gawang M Yasir pun kembali terselamatkan dari serangan anak-anak Persisam di bawah asuhan Aji Santoso.
Ketegangan terjadi dimenit-58. Tendangan keras Bambang Pamungkas yang menjebol gawang Wawan Hendrawan, dianulir wasit M Syafii setelah hakim garis terlebih dahulu mengangkat bendera offside. Kontan keputusan tersebut mendapat protes dari kubu Persija.
Aksi protes Persija diwarnai pelemparan botol mineral ke arah bangku cadangan Persija. Namun aksi itu tidak terus berlanjut ketika aparat keamanan berhasil meredam emosi penonton.
Mencoba melupakan kekecewaan, Persija terus mencoba menekan jantung pertahanan tuan rumah. Namun sayang,lagi-lagi peluang Aliyudin yang bekerjasama dengan Musafry, gagal dalam penyelesaian akhir.
Tidak sedikit kedua kubu melancarkan protes atas kepemimpinan wasit. Namun demikian, wasit M Syafii bergeming dengan keputusan-keputusan yang telah dilakukannya di tengah lapangan.
Persisam terus berupaya meraih kemenangan tiga angka di hadapan pendukungnya. Namun sayang upaya keras kedua kesebelasan mencetak gol gagal membuahkan hasil. Skor kacamata 0-0 bertahan hingga pluit panjang dibunyikan.
(key/key)










































