Di babak pertama, permainan kedua tim terlihat monoton. Alur pergerakan bola hilir mudik tak tentu arah. Memasuki babak kedua, PSM lebih banyak mengurung pemain-pemain Persema.
Masuknya gelandang PSM, Muh Fadli pun semakin menambah semangat PSM, yang berulang kali dari arah kanan menembus pertahanan Persema. Tapi sayang, tidak ada satu pun tendangan yang bisa bersarang di gawang I Komang Putra.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dua menit berselang, striker baru Osvaldo Moreno berhasil menyelamatkan muka PSM di depan ribuan suporternya. Ia berhasil mencetak gol lewat sundulan memanfaatkan blunder I Komang Putra.
Lewat hasil imbang ini, PSM yang juara Liga Indonesia 2000 itu masih terjerembab di urutan ke-16 dengan 18 angka dari 19 laganya. Dan Persema ada di posisi ke-7 dengan 27 poin dengan jumlah laga yang sama.
Menurut pelatih Persema, Subangkit, dalam jumpa pers usai pertandingan, satu poin dalam laga away sudah sesuai dengan targetnya. Ia hanya menyayangkan serangan petasan yang mengganggu konsentrasi anak asuhnya. Meski demikian, sebelum bertanding, ia sudah mewanti-wanti anak asuhnya untuk siap mental menghadapi lawannya, wasit dan suporter tuan rumah.
Sedangkan menurut Asisten Pelatih PSM, Tony Ho, hasil seri berkat kegigihan pemain-pemain Persema yang bisa melumpuhkan delapan pemainnya dengan teknik counter attack.
"Beberapa pemain baru kami juga rasanya belum menemukan permainan sesungguhnya, seperti pemain tengah Luis Pena, yang masih beradaptasi di timnya," pungkas asisten pelatih kepala, Tumpak Sihite, ini.
(mrp/fjp)











































