'Macan Kemayoran' Merasa Dirugikan Wasit

'Macan Kemayoran' Merasa Dirugikan Wasit

- Sepakbola
Kamis, 25 Mar 2010 22:52 WIB
Macan Kemayoran Merasa Dirugikan Wasit
Jakarta - Persija Jakarta harus kehilangan poin di laga kandangnya kontra Persib Bandung. Atas hal itu, 'Macan Kemayoran' pun menuding wasit tidak becus dalam memimpin duel klasik tersebut.

Bertanding di bawah 30 ribu pendukungnya di Stadion GBK, Kamis (25/3/2010) sore WIB, Persija tampil menyerang demi meraup tiga poin guna bersaing dengan tim papan atas lain untuk gelar juara.

Namun, hasil akhir berkata lain karena Persija harus puas bermain imbang 2-2. Bahkan tuan rumah hampir kalah andaikan Abanda Herman tidak mencetak gol di menit-menit akhir.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kami sangat kecewa kehilangan dua poin ini, jadinya kami sulit mengejar tim-tim lain di atas kami," ucap asisten pelatih, Maman Suryaman, usai laga.

Kehilangan dua poin berharga membuat Persija mencari kambinghitam dan itu tertuju pada wasit Ole Hadi yang memimpin laga tersebut.

Keputusan Ole Hadi yang dinilai merugikan adalah saat memberi Persib penalti di menit ke-87 yang berhasil dieksekusi oleh Christian Gonzales. Menurutnya, Ismed Sofyan tidak melakukan handball saat menghalangi Atep memberi umpan.

"Kami sangat kecewa dengan kepemimpinan wasit dan pelatih Benny Dollo pun sudah mengutarakan kekecewaannya itu.. Gol kedua Persib agak meragukan, bingung dari mana itu bisa penalti," sahut Maman.

Bambang Pamungkas sekali lagi dalam laga itu gagal mencetak gol. Terakhir Bepe mencetak gol saat Persija menang 3-0 dari Bontang FC Januari lalu. Bepe kemudian digantikan oleh Emalue Serge di pertengahan babak kedua dan sesudahnya boleh dibilang permainan Persija menjadi lebih hidup.

"Masuknya Serge membuat permainan kami lebih variatif dan memberi warna tersendiri bagi kami," puji Maman.

"Harusnya dari babak pertama kami memasukkan Serge. Bepe dalam laga ini kurang bermain baik dalam laga ini," pungkasnya.

(mrp/roz)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads