Sebelum ini, Arema memang sempat diliputi ketegangan antara manajemen dengan para punggawa Arema menyangkut kontrak, gaji, dan bonus. Namun, kesepatakatan "damai" antara pelatih, pemain, serta manajemen membuat Arema siap menjalani laga perdananya di babak delapan besar.
"Untuk laga delapan besar besok, kami telah mempersiapkan secara matang. Persoalan serius yang sempat terjadi telah kami lupakan. Dan kini siap mengalahkan Persib di kandang kami," ujar Asisten Pelatih Arema Indonesia Listiadi kepada wartawan di Sekretariat Arema Indonesia Jalan Sultan Agung, Jumat (16/7/2010).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Persib sendiri yang diperkuat barisan pemain tim nasional seperti Budi Sudarsono, M. Atep, Maman Abdurachman, Eka Ramdhani, Hariono, dan bekas kiper Arema, Markus Horison, jelas akan mengincar peluang mengulangi sukses serupa. Namun, ini tak membuat Arema patah semangat.
"Dari sekian banyak pemain nasional memperkuat Persib Bandung, hanya kelihaian Atep dan Satoshi Otomo yang perlu diwaspadai," tegasnya.
Menurutnya, kelihaian Atep sebagai pemain sayap kiri serta Satoshi bermain di sayap kanan sangat agresif hingga sering kali memberikan kontribusi bola dari kiri dan kanan. Untuk memberikan peluang kepada pemain depan mereka yaitu Budin Sudarsono dan Christian Gonzales.
"Mereka tim hebat dan kami sudah pelajari kelemahan-kelemahan mereka karena kami sudah sering bertemu. Kami akan mengandalkan permainan cepat dan pemain diminta disiplin agar pergerakan winger kiri (Atep) dan winger kanan mereka (Satoshi) mati. Hasilnya, ya silakan dilihat saja nanti," kata bekas pelatih PSMS Medan itu.
Liestiadi tidak begitu mencemaskan ketangguhan barisan depan yang terpaksa ditinggalkan penyerang andal asal Singapura, Noh Alam Shah alias Along. Along absen karena cedera meniscus atau cedera pada bagian bantalan sendi lutut. Dibutuhkan minimal dua bulan untuk penyembuhannya.
(krs/mrp)











































