Belum genap enam bulan Riedl menangani timnas, berbagai perubahan berarti sudah dilakukan pria asal Austria itu. Ia menjajal beberapa pemain muda potensial yang selama ini kerap terpinggirkan, dan melakukan naturalisasi pemain pada diri Christian Gonzales serta Irfan Bachdim.
Alhasil timnas kini diisi muka-muka baru macam Kurnia Mega, Irfan Raditya, Benny Wahyudi, Ahmad Bustomi, Octavianus Maniani dan Yongki Aribowo.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Tim ini sangat kondusif. Jika diperhatikan, beberapa ujicoba, timnas tidak pernah mendapatkan kartu kuning, karena Riedl selalu menekankan jangan sampai pemain merugikan tim," tutur Bambang dalam perjumpaan dengan wartawan di Kantor PSSI, Senin (29/11/2010) siang WIB.
"Riedl percaya sekali dengan pemain muda kita. Yang saya senang dari pelatih asing, mereka tidak membedakan pemain senior atau pemain muda," sambung pemain yang akrab disapa Bepe itu.
"Saya rasa itulah motivasi baru, dari pelatih Riedl. Seperti yang dikatakan Bambang, dia bisa merotasi pemain dan membuat banyak pemain bisa merasakan jam terbang," timpal gelandang timnas Firman Utina.
Keputusan Riedl yang paling kontroversial tapi ditanggapi positif oleh banyak kalangan adalah mencoret penyerang Boaz Solossa. Ia menilai bintang Persipura itu tidak disiplin, terlalu sering mangkir dari rencana yang sudah ditetapkan.
(mrp/a2s)











































