Riedl Berharap Tak Ada Lagi Kembang Api

Piala AFF

Riedl Berharap Tak Ada Lagi Kembang Api

- Sepakbola
Sabtu, 18 Des 2010 00:02 WIB
Jakarta - Pelatih timnas Indonesia Alfred Riedl berharap tak ada lagi kembang api atau petasan di semifinal kedua Piala AFF. Sebab, hal itu malah bisa mengganggu konsentrasi pemain.

Keriuhan Stadion Gelora Bung Karno di semifinal pertama, Kamis (16/12/2010) malam hampir mendatangkan "petaka" bagi timnas Indonesia. Situasi yang terlalu berisik akibat bunyi petasan menimbulkan miskomunikasi di barisan belakang yang hampir berbuah gol bagi Filipina.

Peristiwa terjadi menit ke-75. Terjadi miskomunikasi antara kiper Markus Horison dan bek Maman Abdurrahman ketika ada bola lambung datang ke kotak penalti tim Garuda. Bola pun gagal ditangkap Markus dan situasi ini dimanfaatkan James Younghusband untuk melepas tembakan ke gawang Indonesia yang sudah kosong.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Untungnya bek Zulkifli Syukur berhasil membuang bola di garis gawang dengan kepalanya.

Pelatih Alfred Riedl mengatakan bahwa kejadian tersebut karena terjadi miskomunikasi di barisan belakang tim 'Merah Putih'.

"Itu kesalahan komunikasi. Di ruang ganti, Maman berkata bahwa dia tak mendengar teriakan Markus karena penonton terlalu berisik," tandas Riedl dalam jumpa pers, Jumat (17/12/2010).

Untuk semifinal kedua, Riedl mengimbau tak agar tak ada lagi kembang api atau petasan di GBK. Ini supaya pemain bisa berkonsentrasi penuh ke pertandingan.

"Akan lebih baik jika (penonton) tidak membawa kembang api, karena akan mengganggu pemain," harap pelatih 61 tahun tersebut.

Sementara Markus yang gawangnya semalam hampir bobol menganggap suasana stadion seperti itu sudah biasa. Sebagai pemain, ia hanya berkewajiban untuk lebih meningkatkan konsentrasi.

"Ah yang seperti itu biasa dalam sepakbola. Memang kondisi stadion agak berisik. Kita harus main lebih konsentrasi saja," tukas suami artis Kiki Amalia ini.

Imbauan serupa terkait kembang api dan petasan ini juga dilontarkan oleh penyerang muda timnas Yongki Aribowo lewat akun Twitternya, @yongki_ari

"Buat temen2 aku dapat amanat ni suru nyampein lo g bole bawa petasan di stadion katanya bisa kena sanksi mohon bantuanya ya hehehehe..mkch (terimakasih)," tulisnya.

(roz/krs)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads