"Berapa pun harga tiketnya akan kami bayar," teriak para suporter itu sambil mengacungkan beberapa lembar uang Rp 50 ribu di depan kantor PSSI, Senayan, Jakarta, Minggu (19/12/2010).
Para suporter ini kesal karena ketidakjelasan penjualan tiket tersebut. Sehari sebelumnya mereka telah antre di Senayan namun pulang dengan tangan hampa. Mereka dijanjikan akan mendapatkan tiket hari ini jika menukarkan kupon yang diberikan kemarin ke loket yang dibuka hari ini.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Karena tidak kunjung mendapatkan kejelasan, para suporter kemudian menuju kantor PSSI mereka kemudian menggelar aksi di depan kantor tersebut.
"PSSI banci, Nurdin Turun!" teriak para suporter tersebut.
Pintu gerbang kantor PSSI tampak tertutup, hanya lima orang pria bersafari hitam tampak berjaga-jaga di depan gerbang kantor.
(nal/krs)










































