Kaos 'Aspal' Timnas Laris Manis

Piala AFF

Kaos 'Aspal' Timnas Laris Manis

- Sepakbola
Rabu, 22 Des 2010 19:35 WIB
Kaos Aspal Timnas Laris Manis
Surabaya - Kesuksesan timnas Indonesia di Piala AFF 2010 berimbas kepada diburunya kaos timnas. Sampai-sampai yang "aspal", alias asli tapi palsu, pun tetap saja laku.

Laju mengesankan 'Pasukan Garuda' dalam meraih kemenangan demi kemenangan sampai kini menjejak final berkah tersendiri bagi penjual kaos di Jalan Tambaksari, Surabaya.

Setelah Indonesia lolos dari semifinal, omzet penjualan kaos pelbagai ukuran itu meningkat pesat. Terinspirasi sukses kaos dengan gambar Garuda di dada tersebut, para produsen kaos juga menyediakan jaket "Timnas Indonesia" berwarna merah-putih. Dihiasi gambar Garuda dan bendera Indonesia, peminatnya mesti merogoh kocek Rp 100 ribu untuk menebus jaket itu.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kaosnya macem-macem, ada ukuran cewek dan cowok. Lebih banyak yang beli kaos berkerah, soalnya bisa dipakai keluar. Kalau kaos kan hanya dipakai di rumah," jelas Siti Hotijah (21 tahun), salah seorang pemilik kios kaos yang baru berjualan selama satu minggu di depan Stadion Tambaksari, kepada detiksurabaya.com, Rabu (22/12/2010).

Kaos berkerah yang dijual di daerah Tambaksari ini memiliki banyak pilihan warna, seperti hitam, merah-putih, kuning, biru, hijau, dan unggu. Sedangkan kaos aspal yang dicontoh dari kostum timnas Indonesia hanya tersedia dalam 3 warna: hitam, merah dan putih.

Untuk membawa pulang kaos jenis kerah yang hanya tersedia dalam ukuran all size, pembeli yang ingin membawa pulang kaos warna hitam, merah dan putih harus menyiapkan uang sebesar Rp 60 ribu. Yang menyukai warna lain, sedikit lebih murah karena dihargai Rp 50 ribu.

Sementara untuk kaos setelan, harganya dimulai dari Rp 35 ribu - Rp 70 ribu. Sedangkan kaos tanpa kerah dijual dengan harga Rp 40 ribu - Rp 60 ribu.

Pembeli yang setiap hari semakin marak memadati kios membuat penjual kewalahan karena takut persedian baju tidak cukup. Jam kerja yang cukup panjang, dari 6 pagi hingga 10 malam semakin meningkatkan penjualan setiap harinya.

Siti Hotijah mengaku kalau dalam satu hari ia mampu menjual lebih dari 12 lusin baju timnas Indonesia. Tidak hanya kaos yang bergambarkan Garuda, kaos bertuliskan nama pemain seperti Irfan dan Gonzales juga diminati dan menjadi favorit pembeli.

Hal senada diutarakan oleh Dani yang juga berjualan di daerah Tambaksari. Walaupun mengaku omzet yang didapatnya tidak meningkat pesat, namun ia mengaku baju dagangannya masih selalu laris manis di akhir hari.

"Ini semua nanti malam jam 10 sudah habis. Malam-malam sebelumnya juga seperti itu. Sekarang stoknya susah, harus antri lama baru bisa dapat baju garuda. Semua orang cari yang ada gambar Garudanya," tutur pria dengan logat Madura ini sambil menunjuk semua baju jualannya.

Dari pengamatan detiksurabaya.com, kios baju timnas tidak hanya dipadati muda mudi, tetapi juga orang tua yang mencarikan anak atau cucu mereka. Bahkan terlihat beberapa orang kantoran yang bersetelan jas dan kemeja lengan panjang serta sepatu pantofel hitam berkeliling dan menawar dari satu kios ke kios yang lain.

Salah seorang pemburu kaos timnas, M Taufik, warga Benowo Surabaya, mengaku dirinya sebenarnya ingin sekali mengkoleksi kaos timnas Indonesia yang asli. Sayangnya, hingga saat ini dirinya merasa kesulitan saat mencari kaos prodiksi Nike yang asli.

"Ya terpaksa beli yang disini. Cari yang original susah. Padahal
sudah ngebet pingin punya yang asli," ujar M Taufik, sambil mencari ukuran kaos yang cocok.

Di Jakarta sendiri, dikabarkan sebelumnya kalau kaos asli timnas Indonesia bahkan sudah ludes.

Luar biasa!

(krs/krs)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads