Pikal Bantah Teror Serbuk Gatal

Piala AFF

Pikal Bantah Teror Serbuk Gatal

- Sepakbola
Selasa, 28 Des 2010 00:17 WIB
Pikal Bantah Teror Serbuk Gatal
Jakarta - Nurdin Halid menyebut kalau skuad Indonesia juga diganggu dengan serbuk gatal saat latihan jelang final pertama Piala AFF. Pernyataan tersebut ternyata dibantah asisten pelatih Wolfgang Pikal.

Dalam keterangannya pada wartawan usai menyaksikan timnas berlatih, Senin (27/12/2010) malam WIB, Nurdin Halid membeberkan gangguan-gangguan yang didapat skuad Indonesia dalam lawatan ke Malaysia.

Selain sinar laser yang ditembakkan penonton saat laga berjalan, ketua umum PSSI itu juga menyebut kalau Firman Utina cs sempat sengaja dibuat menunggu bus cukup lama saat akan berlatih. Hal lainnya, Nurdin menuduh Malaysia telah menaburkan bubuk gatal di muka gawang yang membuat kiper Indonesia menderita gatal-gatal.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Begitu kita tiba di tempat latihan, di muka gawang itu ditaburkan sesuatu serbuk yang membuat kiper kita gatal-gatal. Tapi saya belum tahu apa itu. (Pelatih) Widodo dan dokter bilang, serbuk itu menciptakan alergi, apalagi sampai bengkak-bengkak di Markus," sahut Nurdin beberapa jam lalu.

Namun pernyataan Nurdin tersebut disanggah justru oleh asisten pelatih Wolfgang Pikal. Tangan kanan Alfred Riedl tersebut menyebut kalau penyebab kiper gatal-gatal adalah fertilizer alias pupuk.

Saat di Kuala Lumpur, skuad Indonesia mendapat jatah latihan di Majlis Sukan Nasional, di mana terdapat dua jenis lapangan di sana yakni artifisial dan rumput asli. Pelatih kemudian menempatkan seluruh kiper menggunakan lapangan asli.

Kalau kemudian kiper-kiper Indonesia mengalami gatal karena pupuk, itu diduga karena lapangan dalam kondisi basah mengingat beberapa saat sebelumnya hujan turun. Muncul kecurigaan kalau pupuk yang keluar karena tergenang air kemudian menempel di kulit pemain dan menimbulkan gatal serta alergi.

"Memang ada yang membuat Markus dan dua kiper lainnya kena alergi. Tapi itu bukan itchy powder (serbuk gatal), tapi hanya fertilizer. Tapi kita tidak tahu itu disengaja atau tidak," terang Pikal yang ditemui wartawan usai sesi latihan timnas di Lapangan C, Senayan, Jakarta. (din/din)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads