'Perbaiki Pertahanan dan Berani Menyerang'

Jelang Final Piala AFF

'Perbaiki Pertahanan dan Berani Menyerang'

- Sepakbola
Selasa, 28 Des 2010 15:14 WIB
Perbaiki Pertahanan dan Berani Menyerang
Jakarta - Indonesia kebobolan tiga gol di pertandingan final pertama Piala AFF 2010 di kandang Malaysia. Menghadapi laga kedua besok, skuad "Garuda" akan memperbaiki pertahanan seraya bermain menyerang.

"Kita sangat lemah dalam bertahan. Alfred (Riedl) sudah bekerja untuk memperbaiki hal itu. Jadi intinya kita harus menguatkan pertahanan dan berani menyerang," demikian ujar manajer timnas Andi Darussalam Tabussala dalam jumpa pers jelang pertandingan di Hotel Sultan, Jakarta, Selasa (28/12/2010) siang WIB.

Di leg pertama di Stadion Bukit Jalil hari Minggu lalu, gawang Markus Horison kebobolan tiga kali dalam waktu sekitar 15 menit di pertengahan babak kedua. Kekalahan 0-3 itu membuat langkah Indonesia dianggap cukup berat untuk menjadi juara.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Laga ini akan sangat menarik. Saya tahu, besok akan menentukan buat tim kita. Kita takkanΒ  menyia-nyiakan kesempatan pertama untuk membongkar pertahanan Malaysia," tutur Andi.

Ia juga mengomentari panasnya tensi di kalangan suporter, terutama fans Indonesia, terkait insiden laser di Stadion Bukit Jalil. Namun Andi mengingatkan bahwa sportivitas harus selalu dijunjung.

"Apa yang terjadi di Bukit Jalil adalah sesuatu yang tidak kita inginkan, tapi terjadi lagi. Ini juga menyangkut persahabatan dalam sepakbola," imbuhnya.
(a2s/krs)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads