Persema Lepas APBD Rp 18 Miliar

Persema Lepas APBD Rp 18 Miliar

- Sepakbola
Rabu, 05 Jan 2011 11:48 WIB
Persema Lepas APBD Rp 18 Miliar
Malang - Persema Malang tahun ini takkan lagi menggunakan jatah APBD setelah memutuskan pindah ke Liga Primer Indonesia (LPI). Anggaran sebesar Rp 18 miliar itu akan dialihkan ke pos-pos lain.

Ketua umum Persema yang juga walikota Malang, Peni Suparto, mengusulkan supaya dana tersebut disalurkan untuk pembangunan stadion bola berkualitas di lima kecamatan.

"APBD Persema untuk bangun stadion saja, biar bisa bermanfaat untuk rakyat di lima kecamatan," terang Peni ditemui di Balai Kota Malang Jalan Tugu, Malang, Rabu (5/1/2011).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dalam APBD Tahun 2011 Persema mendapatkan jatah sebesar Rp 18 miliar. Jumlah ini menurun dari tahun sebelumnya. Menurut Peni konsep stadion dibangun bertaraf internasional, dengan tujuan memajukan sepakbola.

"Bangunannya harus berkelas internasional," imbuh Peni.

Meski begitu, wacana walikota ini akan dibahas dalam PAK digelar Juni 2011 mendatang. "Tidak bisa langsung dialihkan harus dikaji dulu melalui PAK," terang anggota Badan Anggaran DPRD Kota Malang Ya'qud Ananda Gudban ditemui terpisah.

Menurut Politisi Partai Hanura ini, pengalihan anggaran sebaiknya digunakan untuk kepentingan rakyat, misalnya bisa diperuntukkan pada penambahan anggaran dinas kesehatan ataupun pendidikan.

"Bisa juga untuk kesehatan atau pendidikan. Tapi sampai kini kita belum membahasnya," bebernya.

Ya'qud menambahkan, sampai saat ini APBD 2011 masih menunggu persetujuan dari gubernur. "APBD tahun ini senilai 1 triliun," imbuhnya.

Sementara Kepala Dinas Kesehatan Kota Malang Enny Sekar mengaku dinasnya mendapatkan kuota anggaran sebesar Rp 40 M dalam APBD 2011.

Dana itu akan digunakan memaksimalkan pelayanan kepada masyarakat. Apabila ada penambahan dari dana Persema dirinya sangat bersyukur.

"Kita memang berharap ada penambahan, sumbernya terserah saja darimana, apakah dari Persema, atau anggaran lain," ujarnya.





Foto: Ketua Umum Persema Peni Suparto (tengah) diapit Kim Kurniawan (kiri) dan Irfan Bachdim dalam jumpa pers di Balai Kota Malang, Selasa 4 Januari 2011. (detiksurabaya/Aminuddin)
(a2s/rin)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads