Suporter Daerah Terus Gempur PSSI

Suporter Daerah Terus Gempur PSSI

- Sepakbola
Senin, 28 Feb 2011 14:44 WIB
Suporter Daerah Terus Gempur PSSI
Banda Aceh - Demo suporter untuk mendesak agar PSSI direformasi terus berlangsung. Di Aceh, suporter kembali menyuarakan hal yang sama seperti pekan silam. Sementara di Garut, ratusan orang meminta Nurdin Halid untuk turun dari jabatannya.

Puluhan warga Banda Aceh yang tergabung dalam Komunitas Cinta Sepak Bola (KCB) Darussalam dan Aceh Mania menggelar aksi unjuk rasa di Bundaran Simpang Lima, Banda Aceh, Senin (28/2/2011). Mereka menyatakan β€œperang” terhadap PSSI di bawah kepemimpinan Nurdin Halid serta menolak pencalonan kembali Nurdin dalam bursa Ketua Umum PSSI.

Koordinator aksi Razikin dalam orasinya mengatakan, di bawah kepemimpinan Nurdin, kondisi sepakbola tanah air terus dirundung keprihatinan, sejurus dengan melorotnya prestasasi Tim Nasional.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

PSSI juga mereka nilai kerap dilanda berbagai persoalan korupsi. Dan ini merupakan bukti nyata ketidakprofesionalan pengurus induk sepak bola Indonesia tersebut.

"Itulah sebabnya, masyarakat Aceh perlu menyatakan sikap perang dan turut mendukung Revolusi menyeluruh di tubuh PSSI,” kata Razikin. Dalam aksi yang berlangsung sekitar satu jam itu, demonstran membakar poster dan spanduk sebagai bentuk penolakan terhadap kepemimpinan Nurdin Halid.

Hampir sepekan silam, demo yang sama juga berlangsung di Banda Aceh. yang mereka suarakan ketika itu juga sama, meminta Nurdin Halid dan para pengurus PSSI mundur.

Sementara itu, di Garut, Ratusan anggota pendukung Persib Bandung yang mengatasnamakan Viking Garut, menggelar aksi unjuk rasa menolak pencalonan Nurdin Halid sebagaiΒ  ketua PSSI periode 2011-2015 di Lapangan Jayaraga Garut, Jawa Barat.

Aksi tersebut, dilakukan di sela pertandingan Liga Pendidikan Indonesia antara SMA se-Kabupaten Garut yang memperebutkan piala Bupati Garut. β€œKami berharap ada perubahan total di tubuh PSSI " ujar panglima Viking Garut, Tatang Enday, saat berorasi disepan ratusan anggota Viking Garut.

Menurut Tatang, pencalonan Nurdin Halid dinilai sarat nuansa politis, mengingat selama dua periode Nurdin memimpin PSSI tidak ada prestasi yang membanggakan bagi bangsa Indonesia. "Justru malah muncul ketidakberesan di tubuh PSSI, seperti korupsi, pengaturan pertandingan dan jual-beli skor pertandingan," ungkapnya.

Viking Garut juga menilai selama ini potensi persepakbolaan di Indonesia tidak tergarap dengan baik. Bahkan, PSSI Korda Garut pun selama ini vakum. β€œSehingga Nurdin itu tidak ada apa-apanya," tambah Tatang.

Ratusan Viking Garut mengancam akan memboikot segala bentuk kegiatan PSSIΒ  bila Nurdin terpilih kembali menjadi ketua umum. "Bahkan kita akan melakukan konsolidasi dengan para suporter dan tokoh sepakbola untuk membuat PSSI tandingan," tandas Tatang.


Β 

(roz/nar)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads