George ditemui saat mendampingi Presiden Susilo Bambang Yudhoyono meresmikan Oesman Sapta Odang (OSO) Center di Perumahan Grand Wisata, Bekasi, Jawa Barat, Jumat (25/3/2011).
Saat dimintai pendapat soal keprihatinan Presiden terhadap kisruh di PSSI, George yang saat ini juga menjabat sebagai Kepala Staf Angkatan Darat (KASAD) itu menjawab santai.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
George membandingkan kisruh di PSSI dengan organisasi yang dipimpinnnya saat ini, yaitu Persatuan Judo Seluruh Indonesia (PJSI).
"Kan saya datang ke sini sebagai Ketua judo (PJSI). Judo tidak pernah ada yang ribut. Kenapa? Karena aturan judo lengkap. Aturan judo bisa dimengerti semua orang, tidak ada dua penafsiran," papar George.
Jadi, berbeda dengan PSSI? "Itu kamu yang ngomong ya," elak George mengembalikan pernyataan itu kepada para wartawan.
Baru-baru ini, FIFA mengeluarkan larangan terhadap empat orang, Nurdin Halid, Nirwan Bakrie, Arifin Panigoro dan George Toisutta, untuk menjadi calon Ketum PSSI. Meski begitu, George tetap bertekad maju menjadi calon Ketum PSSI.
"Maju terus lah. Pantang mundur. Mari bung rebut kembali," tuntas George seraya mengutip ujung syair lagu 'Halo-halo Bandung'.
(arp/krs)











































