Bahas GT-AP, Komite Normalisasi Deadlock

Bahas GT-AP, Komite Normalisasi Deadlock

- Sepakbola
Kamis, 28 Apr 2011 01:58 WIB
Jakarta - Terjadi perbedaan pendapat di antara anggota Komite Normalisasi terkait nasib George Toisutta dan Arifin Panigoro dalam pencalonan ketua dan wakil ketua umum PSSI.

Hal ini diungkapkan oleh salah satu anggota Komite Normalisasi, Dityo Pramono. Dityo mengungkapkan hal tersebut setelah mengikuti rapat Komite Normalisasi yang berujung kebuntuan.

"Hasil deadlock. Pak Agum (Gumelar) bilang akan mengikuti FIFA. Saya jawab dengan tegas, saya bertentangan dengan Pak ketua," ujar Dityo di Hotel Sultan, Jakarta, Rabu (27/4/2011) malam.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Pak Agum kemudian bilang 'Kalau tak ikut FIFA, akan ada risiko'. Saya jawab 'saya tak akan mundur. Kalau diberhentikan oleh yang mengangkat saya, saya siap'," tegasnya.

"Pak Agum keukeuh karena kita ditunjuk FIFA, maka kita harus mengikuti surat FIFA," lanjut Dityo.

Agum memberikan waktu sampai besok kepada anggota Komite Normalisasi untuk memikirkan ulang pendapatnya. Namun, Dityo dengan tegas menyatakan akan bertahan dengan sikapnya sampai kapan pun.

(mfi/krs)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads