Hal ini diungkapkan oleh salah satu anggota Komite Normalisasi, Dityo Pramono. Dityo mengungkapkan hal tersebut setelah mengikuti rapat Komite Normalisasi yang berujung kebuntuan.
"Hasil deadlock. Pak Agum (Gumelar) bilang akan mengikuti FIFA. Saya jawab dengan tegas, saya bertentangan dengan Pak ketua," ujar Dityo di Hotel Sultan, Jakarta, Rabu (27/4/2011) malam.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Pak Agum keukeuh karena kita ditunjuk FIFA, maka kita harus mengikuti surat FIFA," lanjut Dityo.
Agum memberikan waktu sampai besok kepada anggota Komite Normalisasi untuk memikirkan ulang pendapatnya. Namun, Dityo dengan tegas menyatakan akan bertahan dengan sikapnya sampai kapan pun.
(mfi/krs)











































