Timnas Indonesia baru kembali ke Tanah Air, Minggu (4/9/2011) malam WIB. Walhasil Bahrain yang akan dihadapi Selasa (6/9/2011) memiliki waktu pemulihan 24 jam lebih banyak karena sudah tiba di Jakarta pada hari Sabtu (3/9/2011) malam WIB.
"Memang situasi tidak menguntungkan, kami datang terlambat dan lawan mencuri start. Kami Kesulitan penerbangan, 4 orang nyaris tertinggal dan beda pesawat, namun akhirnya kami bisa satu pesawat," tutur Bepe, sapaan Bambang, dalam konperensi pers di Hotel Atlet Century, Senayan, Jakarta, Senin (5/9/2011).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pada pertemuan terakhir melawan Bahrain, di fase grup Piala Asia 2007, Indonesia memetik kemenangan 2-1 dengan Bepe menyumbang satu gol.
Hasil serupa kini akan diupayakan untuk diraih guna memuaskan publik Gelora Bung Karno, meski Bepe sadar benar bahwa situasi dan kondisi pada pertandingan kali ini tidaklah sama seperti duel empat tahun lalu.
"Dari tim 2007 mungkin saya dan Firman yang masih tersisa. Dari empat tahun lalu kondisi kedua tim sudah berbeda. Setiap pertandingan selalu berbeda. Setiap tim pasti ingin meraih kemenangan, dalam sepakbola harus ada tim yg kecewa. Meskipun itu hasilnya draw, pasti ada salah satu tim yang kecewa."
"Maka dari itu kami berusaha mencari kemenangan demi masyarakat Indonesia. Jika kami bisa meraih kemenangan di tiga partai kandang ini, peluang untuk lolos terbuka lebar. Ekspektasi masyarakat luar biasa dan tidak ada keraguan besok kami akan meraih kemenangan," tegas Bepe.
(krs/a2s)











































