Laga yang digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Selasa (6/9/2011), memasuki menit 75 ketika wasit Lee Min Hu dari Korea Selatan menghentikan pertandingan karena ada bunyi petasan dan kembang api dari tribun.
Sebelum penghentian itu, suara letusan mercon dan kembang api memang sudah beberapa kali terdengar. Segelintir penonton tidak mematuhi imbauan untuk tidak membawa dan menyalakan benda terlarang tersebut ke dalam stadion.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya berterimakasih sekali karena para penonton mau mengerti keadaan," ujar Bambang Pamungkas usai pertandingan di hadapan jurnalis.
Bambang mengaku sempat mempertanyakan keputusan ofisial pertandingan yang tidak langsung melanjutkan pertandingan ketika suara petasan terhenti.
"Tadi, saya sempat berbicara kepada ofisial pertandingan bahwa ketika kembang api berhenti, mengapa tak langsung bermain lagi? Namun, dia mengatakan bahwa memang peraturannya untuk berhenti selama15 menti dulu sebelum memulai pertandingan lagi," kata Bambang.
Saat laga dihentikan, Indonesia tengah tertinggal 0-2 dari Bahrain. Di sisa waktu yang ada, skor tersebut bertahan dan 'Merah Putih' pun kembali kalah untuk kali kedua beruntun.
(arp/a2s)











































