RD Berharap Timnas U-23 Bisa Hadapi China & Korea

RD Berharap Timnas U-23 Bisa Hadapi China & Korea

- Sepakbola
Jumat, 16 Sep 2011 01:09 WIB
Hong Kong - Pelatih timnas U-23 Indonesia Rahmad Darmawan sudah memiliki agenda selepas ujicoba di Hong Kong. Ia menargetkan agar timnas U-23 selanjutnya bisa menghadapi China dan Korea, atau Australia.

Timnas U-23 berhasil meraih kemenangan pada laga ujicoba pertama mereka di Hong Kong. Menghadapi tim East Asian Games di Stadion Kowloon Bay Park, Kamis (15/9/2011) malam WIB, Yongki Aribowo dkk. menang empat gol tanpa balas.

Setelah pertandingan tersebut, Timnas U-23 Indonesia rencananya akan menghadapi Hong Kong Rangers di Stadion Aberdeen Sports pada hari Minggu (18/9/2011). Setelah itu Yongki cs akan menjajal Kitchee FC di stadion Tseung Kwan 0 Sport pada hari Kamis (22/9/2011).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menanggapi ujicoba di Hong Kong tersebut, Ketua Umum PSSI Johar Arifin Husin berkomentar bahwa ujicoba seperti itu perlu. Ia menilai, timnas U-23 butuh banyak jam terbang dan oleh karenanya setelah pulang dari Hong Kong mereka akan kembali disediakan lawan untuk berujicoba.

"Tergantung kepada pelatih, dia ingin timnas melawan siapa," lugas Johar ketika ditemui di kantor PSSI, Senayan, Jakarta.

Ketika hal tersebut ditanyakan kepada Rahmad, ia menyebut bahwa timnas diagendakannya untuk menghadapi dua tim asing. Kalau pun agenda tersebut gagal, ia sudah menyiapkan klub lokal untuk menjadi lawan.

"Yang pertama kita akan melakukan pemusatan latihan di Bandung dari tanggal 25 sampai tanggal 1. Lalu, akan ada dua ujicoba dengan dua tim luar negeri," ujar pria yang kerap disapa RD itu kepada detikSport melalui sambungan telepon.

"Mungkin China dan Korea, atau Australia," ucapnya, menyebut tim yang ditargetkannya untuk menjadi lawan. "Kalau mereka meleset, kita akan ujicoba dengan Persib, Persikab atau Persija," lanjutnya.

Mengenai pemilihan pemain, pria yang pernah menjadi pelatih Sriwijaya FC dan Persija ini menyebut, masih akan terus melihat perkembangan ke depan.

"Kita akan memberlakukan sistem buka-tutup. Artinya mungkin saja nanti akan ada pemain yang keluar-masuk," tukasnya.



(roz/krs)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads