Diterangkan Ketua Harian BOPI Hario Yuniarto, PT. Liga Indonesia sebagai badan yang mengelola ISL telah melakukan koordinasi dengan pihaknya untuk menyelenggarakan kompetisi tersebut.
"PT Liga Indonesia sudah menyerahkan surat rekomendasi kepada kami pada 25 November, dan kami menyatakan ISL legal," ujar Hario di kantornya di kompleks Gedung Kemenpora, Jakarta, Selasa (29/11/2011).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Pemerintah tidak pernah membedakan kegiatan di bidang olahraga. Kami sudah berkomunikasi kepada (CEO PT. Liga Indonesia ) Djoko Driyono dan (CEO PT. Liga Prima Indonesia Sportindo) Widjajanto untuk memberi keterangan," tukas Hario.
Ia juga membenarkan bahwa PT. Liga selalu berkomunikasi dengan BOPI. BOPI juga sudah mengeluarkan surat rekomendasi kepada Polri soal perizinan ISL menggelar kompetisi.
"Jadi, tidak ada larangan untuk tidak menggelar kompetisi tersebut," sebutnya. "Surat izin sudah kami terima, dan kami akan mengeluarkan surat rekomendasi. Hari ini sedang diproses."
Seperti diberitakan sebelumnya, ISL akan kickoff 1 desember, diikuti 18 klub, termasuk beberapa yang telah memutuskan hengkang dari IPL seperti Persipura, Mitra Kukar, dan Persib Bandung.
BOPI juga berharap kekisruhan di dalam PSSI terutama masalah sepakbola di kompetisi segera berakhir.
"Kita akan terus mengawasi, biarkan kompetisi keduanya berjalan dulu. Tolong PSSI membuat format yang benar. Ini adalah bukti kegagalan di dalam kepengurusan," nilai Hario.
"Pemerintah tidak pernah melakukan pelarangan terhadap pengelolaan kompetisi profesional. BOPI hanya memfasilitasi ISL," simpulnya.
Ketika Liga Primer Indonesia digagas sewaktu PSSI masih dipimpin Nurdin Halid, BOPI juga menjadi tempat rekomendasi dan menyatakan kompetisi itu legal.
(a2s/krs)











































