Kemenangan tim berjuluk "Gabus Sentani" itu tak lepas dari cemerlangnya penampilan pemain muda Fernando Pahabol yang menyumbang dua gol pada pertandingan sore hari di Stadion Barnabas Youwe Sentani Kabupaten Jayapura tersebut.
Mantan pemain Persipura U-21 itu lebih dulu membuka kran gol Persidafon di menit ke-14 usai memperdaya kiper PSMS Eddy Kurnia melalui kerja sama cantik dengan Rasmoyo dan Lukas Rumkabu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Setelah memberi assist, giliran Erik Bayemi menyumbangkan gol ketiga bagi Persidafon di menit ke 33. Skor 3-0 untuk keunggulan sementara tuan rumah bertahan hingga turun minum.
Memasuki babak kedua, tim tamu mencoba memberi tekanan sejak awal. Hasilnya, tiga menit restart, PSMS mendapat hadiah penalti setelah salah satu pemain belakang Persidafon menyentuh bola dengan tangan. Luis Pena yang tampil sebagai algojo, sukses menjalankan tugasnya dengan baik.
Beberapa kali mengumbar ancaman di mulut gawang PSMS, Fernando Pahabol memantapkan kemenangan Persidafon setelah melepaskan tendangan terarah dari luar kotak penalti dan mengubah papan skor menjadi 4-1.
Kemenangan ini disambut baik pelatih Persidafon melalui Asisten Pelatih Edy Sukamto. Meski menang pihaknya berjanji melakukan pembenahan khusus pada lini yang dianggap kurang efektif.
Sementara itu manajer PSMS, Benny Tomasoa, mengakui keunggulan tuan rumah atas timnya. Meski datang hanya dengan 14 pemain, karena akumulasi kartu dan cedera, Benny tidak mau menjadikan alasan itu sebagai kekalahan PSMS.
(a2s/mfi)











































