Derby Papua di Indonesian Super League (ISL), antara Persipura dan Persiwa, berakhir tanpa pemenang. Kedua tim bermain sama kuat dan berbagi skor imbang 1-1.
Pertandingan di Stadion Mandala, Jayapura, Senin (12/3/2012) sore WIT, berlangsung cukup menarik dan keras. Tiga kartu kuning diberikan wasit Oki Dwi Putra kepada Gerard Pangkaly (Persipura), Richardo Merani dan Yesawa Desnam (Persiwa).
Persiwa yang bertindak sebagai tim tamu lebih dulu menggetarkan gawang lawan melalui tendangan Jaelani Arey Sibi di menit 14.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Persipura berhasil menyamakan kedudukan saat babak pertama tersisa lima menit. Persiwa dihukum penalti setelah Firli Apriansyah handball di kotak timnya. Albert Goncalves maju sebagai algojo Persipura, dan ia berhasil melaksanakan tugasnya dengan baik.
Di babak kedua tempo permainan tidak menurun. Tensi benturan antarpemain pun demikian, sampai-sampai memakan "korban". Kapten Persipura, Boaz Solossa, harus ditarik keluar dari lapangan di menit 67 karena cedera setelah beradu kaki dengan bek Persiwa, OK. Jhon.
Meski saling memberi tekanan, tapi kedua tim tidak mampu mencetak gol lagi di babak kedua, dan pertandingan selesai tanpa pemenang.
Dengan hasil imbang ini Persipura tetap di posisi dua klasemen sementara dengan nilai 31 dan 15 kali bertanding, sedangkan Persiwa menempel di posisi tiga dengan 30 poin.
"Suporter membantu kami untuk bisa mencuri poin di Stadion Mandala. Hasil ini cukup memuaskan," tutur pelatih Persiwa, Gomes Oliveira, seusai pertandingan.
Hal yang sama dikemukakan pelatih Persipura, Jakcsen F. Tiago. Hasil imbang, kata dia, merupakan hasil terbaik dari derby Papua.
"Jelas kita bersyukur dapat satu . poinKita maklum karena kita tidak main lepas. Tapi kita bersyukur karena pemain bisa mencapai hasil ini. Pertandingan tadi, meski sangat penting tapi kita tahu atmosfernya bagaimana. Dan ini 'kan pertandingan kakak-adik, jadi sama-sama berbagi angka ini sangat adil," tuturnya,
(a2s/krs)











































