LPIS Janji Cicil Gaji Wasit

LPIS Janji Cicil Gaji Wasit

Amalia Dwi Septi - Sepakbola
Kamis, 05 Sep 2013 14:02 WIB
Jakarta -

PT Liga Prima Indonesia Sportindo (LPIS) berjanji akan segera melunasi tunggakan wasit-wasit Indonesia Premier League (IPL). Sedang kesulitan dana, LPIS akan melunasinya dengan cara mencicil.

Masalah penunggakan gaji wasit-wasit IPL kembali menyeruak setelah laga antara Arema IPL dan Pro Duta di Stadion Gajayana, Rabu (4/9/2013) kemarin, urung digelar. Sebabnya, wasit yang memimpin pertandingan menolak bertugas karena belum digaji.

Untuk memperjuangkan hak mereka, sebelumnya sejumlah wasit sudah mengadu ke PSSI. Namun belum ada jawaban yang pasti baik dari PSSI atau LPIS.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"LPIS berpegang kepada amanah ketum PSSI bahwa pengelolaan perangkat wasit merupakan tanggung jawab PSSI. Tapi sekarang akibat konflik, sponsor-sponsor semakin berkurang sehingga kami tidak memiliki dana," ujar CEO LPIS Widjajanto saat ditemui di kantornya, di Jakarta, Kamis (5/9/2013).

Kendati mengaku tengah mengalami kesulitan finansial, Widja menegaskan bahwa LPIS tetap berkomitmen untuk menggelar kompetisi IPL sampai tuntas. Agar jalannya kompetisi tak tersendat dengan aksi mogok ofisial pertandingan, maka gaji para wasit bakal dibayarkan dengan cara dicicil.

"Pilihannya sederhana kami harus selesaikan kompetisi karena ini amanat PSSI. Kami memang belum memiliki kemampuan untuk membayar honor itu. Tapi, kami akan bayar dengan dicicil semuanya," jelas Widja.

"Caranya dengan membayar transportasi mereka lebih dulu. Agar mereka bisa mempimpin pertandingan," imbuhnya.

Ditambahkan Widja, kewajiban membayar gaji perangkat pertandingan sebenarnya merupakan termasuk kewajiban pemegang saham yang dipegang oleh 70 persen Ketua Umum PSSI Djohar Arifin dan 30 persen klub-klub.

Kembali dijanjikan akan dapat pembayaran gaji dengan cara dicicil, wasit Marhali dari Jakarta mengaku bisa menerima syarat tersebut.

"Kami tadi sudah melakukan pembicaraan. Intinya mereka berjanji memberikan solusi soal gaji. Mereka menyatakan akan diusahakan secepatnya. Meski belum bisa semua, mereka akan menyicil. Tapi kami tidak masalah kalau memang akan dicicil. Yang penting dibayar. Tapi untuk sementara ini, kami hanya diberikan uang transport penugasan saja."

"Jadi setiap akan mempimpin pertandingan. Kami akan diberikan uang transport. Kalau begini semua jelas, jadi kami bisa pimpin pertandingan lagi mulai tanggal 8 September. Sekarang kami menunggu komitmen LPIS untuk menepati janjinya," ujar Marhali.

(ads/cas)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads