"Akli adalah tipe orang yang tidak banyak bicara dia orangnya pendiam, tapi ia sangat baik dengan semua rekan satu tim," kata seorang pemain Persiraja Banda Aceh, Mukhlis Nakata kepada wartawan saat berada di Rumah Sakit Umum Zainal Abidin, Jumat (16/5/2014).
Menurut Muklis, Akli sudah bergabung dengan Persiraja Banda Aceh sejak tahun 2010 lalu. Saat itu, ia belum sering tampil baru pada musim ini Akli mulai sering diturunkan. Selama di Persiraja, ia dikenal sebagai sosok yang sangat baik dengan rekan-rekan satu timnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Mukhlis berharap pengurus Persiraja bertanggung jawab dan tidak lepas tangan terhadap meninggalnya Akli. "Ini merupakan cermin buruk terhadap sepakbola tanah air," jelas Muklis.
Sementara itu, Ketua Asosiasi Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) Aceh, Adly Tjalok, mengaku mengenal sosok Akli sebagai pemain yang memiliki pribadi yang luar biasa.
"Orangnya sangat santun," ungkap Adly saat berada di RSUZA.
Sebelumnya diberitakan, striker Persiraja, Akli Fairus, meninggal dunia dalam perawatan di Rumah Sakit Zainal Abidin Banda Aceh. Akli meninggal setelah sempat dirawat di rumah sakit selama beberapa hari akibat cedera parah setelah berbenturan dengan kiper PSAP Sigli, Agus Rahman.
(din/din)











































