Suporter Menangis Bertemu Pemain PSIS setelah Didiskualifikasi

Suporter Menangis Bertemu Pemain PSIS setelah Didiskualifikasi

- Sepakbola
Rabu, 29 Okt 2014 19:14 WIB
Suporter Menangis Bertemu Pemain PSIS setelah Didiskualifikasi
Semarang -

Suasana haru terasa di depan Wisma Jatidiri atau mess pemain PSIS Semarang, ketika ratusan suporter datang dengan meneriakkan yel-yel. Ratusan suporter itu juga menangis saat para pemain keluar dan memeluk mereka.

Satu per satu suporter yang berada di barisan depan dijabat tangannya dan dipeluk oleh pemain PSIS yang keluar dari mess. Yel-yel semangat yang kerap dinyanyikan saat pertandingan itu seolah menjadi lagu sendu pertemuan suporter dan pahlawannya.

"Ini untuk mengangkat mental pemain, setelah kemarin (didiskualifikasi dari sisa musim Divisi Utama)," kata salah seorang suporter dari PSIS Semarang Fans, Rio (27) kepada detikcom, di depan Wisma Jatidiri, Kompleks Gelora Jatidiri, Rabu (29/10/2014).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sore tadi para pemain PSIS melakukan latihan di stadion Jatidiri, ratusan Suporter memang sudah menonton sejak latihan dan kemudian menghampiri ke mess saat para pemain sudah kembali.

"Penegakan harus dipukul rata. Tim lain yang jadi momok sampai harus dihindari itu juga harus diusut," tandas Rio.

Sementara itu Kapten PSIS, Fauzan Fajri (25), mengaku sakit hati dengan peristiwa yang dialami timnya hingga harus didiskualifikasi, apalagi hingga membuat para suporter yang setia merasa kecewa.

"Lihat seperti ini (suporter), sakit hati (karena diskualifikasi). Dari hati kecil kita merasa tim kami tidak ada masalah apa-apa. Itu pertandingan yang tidak menentukan, sudah fokus ke semifinal," ujar Fajri yang matanya berkaca melihat kekompakan para suporter yang datang.

Pertandingan PSS vs PSIS hari Minggu (26/10) lalu diwarnai lima gol bunuh diri yang membuat PSS menang 3-2 dari PSIS. Semua gol sebagai bunuh diri, di menit-menit terakhir. Akibat dari "Sepakbola Gajah" itu, Komisi Disiplin PSSI mengambil keputusan sanksi diskualifikasi terhadap "Laskar Mahesa Jenar" dan "Laskar Sembada". Kemungkinan besar pemain dan ofisial tim juga dijatuhi hukuman.



(a2s/din)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads