Ligina XI Kelar Sebelum September

Ligina XI Kelar Sebelum September

- Sepakbola
Kamis, 20 Jan 2005 01:08 WIB
Jakarta - Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) telah membuat agenda agar kompetisi Liga Indonesia XI tahun 2005 bisa selesai sebelum bulan September. Jadwal dan peraturan juga dijamin takkan berubah di tengah jalan.Seperti diketahui, PSSI akhirnya memutuskan bahwa Ligina XI akan kembali menggunakan format kompetisi dua wilayah dan mulai digulirkan pada awal Maret mendatang. Namun detail dari kompetisi tersebut, yang dirumuskan Tim Tujuh, belum bisa dibeberkan kepada media massa agar klub-klub peserta tidak memperoleh informasi yang simpang siur."Kami berharap kompetisi jangan sampai melebihi Agustus. Intinya di sini kami mencoba lebih teratur supaya tidak ada lagi perubahan-perubahan di tengah jalan seperti yang sudah-sudah," demikian dikatakan Sekretaris Umum PSSI Nugraha Besoes usai mengikuti rapat Tim Tujuh di sekretariat PSSI di kawasan Gelora Bung Karno, Jakarta, Rabu (19/1/2005).Nugraha menolak membeberkan hasil keputusan pertemuan tersebut kepada wartawan untuk menghindari kemungkinan terjadinya kesimpangsiuran informasi apabila klub-klub peserta mengetahuinya dari media massa."Saya mohon maaf kepada wartawan karena tidak bisa membocorkan hal ini kepada media. Waktunya belum tepat untuk mengumumkan detail kompetisi format dua wilayah itu, bagaimana aturannya, berapa jumlah pesertanya, dan lain-lain. Yang harus lebih dulu diberitahukan adalah elemen-elemen pelaksana, yakni klub-klub peserta," tuturnya.Nugraha menambahkan, tidak mudah bagi tim perumus untuk menyusun peraturan yang lengkap. Soalnya tahun ini PSSI harus menggelar kompetisi empat divisi (utama, divisi I, II, dan III), dua kompetisi kelompok umur, kompetisi sepakbola wanita dan futsal. Agenda membahas sepakbola pantai bahkan dibatalkan."Yang baru kami rampungkan baru kompetisi utama (empat divisi) yang jumlah anggotanya sekitar 364 tim," tukas Nugraha. Piala Presiden (Piala Liga Indonesia), yang diikuti oleh klub-klub dari semua divisi yang ada, juga akan diadakan di tahun ini. Hasil rumusan ini rencananya akan disampaikan kepada pengurus harian PSSI setelah Idul Adha, tepatnya 25 Januari 2005. Sehari kemudian tim akan melapor sekaligus menjenguk Ketua Umum Nurdin Halid yang saat ini tengah menjalani proses hukum dengan pengadilan.Semua klub, lanjut Nugraha, nantinya akan mendapatkan handbook berisi detail pelaksaan kompetisi, termasuk urusan standar kontrak pemain, peraturan khusus di pertandingan, jumlah pemain asing, regulasi keanggotaan, agen-agen pemain yang ditunjuk, maupun struktur manajemen.Serangkaian agenda untuk mensosialisasikan hal ini juga sudah dibuat, antara lain kick off meeting dengan pemilik klub pada 30 Januari; pendaftaran peserta liga (10 Februari); pertemuan dengan para manajer (12 Februari); pendaftaran pemain sekaligus pertemuan dengan pelatih timnas Peter With (15 Februari).Selanjutnya, pada 19 Februari klarifikasi infrastruktur, misalnya masalah fasilitas stadion dan sebagainya. Tiga hari kemudian seminar untuk panitia pertandingan; lalu bertemu dengan wartawan pada 30 Februari untuk sosialisi kompetisi. Khusus mengenai pertemuan dengan Withe, kali ini PSSI menyadari bahwa sudah saatnya tim nasional dikomulatifkan. Artinya, harus ada periode tertentu skuad timnas harus masuk kamp latihan, dan tidak hanya dibentuk menjelang sebuah pertandingan atau turnamen. Sementara itu tahun ini Withe punya tiga agenda bersama tim nasional, yaitu kejuaraan U-23 Sultan Hasanah Bolkiah (15-22 Maret), kejuaraan Asia Tenggara U-20 di Indonesia di bulan Agustus, dan SEA Games Manila pada November-Desember 2005. (a2s/)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads