Persija menjalani kompetisi Indonesia Super League (ISL) musim 2014 dengan relatif lancar. Tim berjuluk Macan Kemayoran itu bisa menjamu tim-tim lawan di markas mereka, Stadion Utama Gelora Bung Karno (GBK), Senayan, Jakarta.
Masalah yang muncul hanya berupa perubahan jadwal pertandingan. Fakta tersebut menunjukkan adanya perbaikan dibandingkan musim 2013, di mana Persija harus menjalani beberapa laga usiran. Salah satunya saat menjamu Persib Bandung yang harus dilakukan di Stadion Maguwoharjo, Sleman, pada 31 Agustus 2013.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Pemasukan dari tiket itu dengan asumsi kalau kami tak harus menjalani laga usiran. Bahkan pertandingan tanpa penonton tim tamu saat kami menghadapi Persib musim lalu juga bisa sampai Rp 2,5 miliar," kata Asher.
Menurut Asher, Persija membutuhkan dana Rp 40 miliar untuk mengikuti ISL musim depan. Nominal tersebut sudah termasuk kontrak pemain dan pengeluaran untuk menjadi tuan rumah serta melakoni laga tandang.
(fem/mfi)











































