'Liverpool Sambangi Markas PSG Bukan untuk Main Sepakbola'

'Liverpool Sambangi Markas PSG Bukan untuk Main Sepakbola'

Lucas Aditya - Sepakbola
Kamis, 09 Apr 2026 18:15 WIB
Soccer Football - UEFA Champions League - Quarter Final - First Leg - Paris St Germain v Liverpool - Parc des Princes, Paris, France - April 8, 2026 Liverpools Ibrahima Konate, Virgil van Dijk and Alexis Mac Allister look dejected after Paris St Ger
Liverpool dinilai tak berniat bermain sepakbola di kandang Paris Saint-Germain. (Foto: Action Images via Reuters/Lee Smith)
Jakarta -

Liverpool dinilai tak sungguh-sungguh saat menjalani laga tandang ke markas Paris Saint-Germain. Performa The Reds dinilai mengecewakan.

Bertanding di Parc des Princes, Kamis (9/4/2026) dini hari WIB, Liverpool kalah 0-2 dari Les Parisiens. Dalam laga leg I perempatfinal Liga Champions itu, Desire Doue dan Khvicha Kvaratskhelia yang menjebol gawang Liverpool.

Adalah jurnalis ESPN, Julien Laurens, yang menilai bahwa Liverpool tak tampil untuk berjuang meraih kemenangan. Dia mengurai alasannya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Liverpool tidak datang ke sini untuk bermain sepakbola malam ini. Ini bukan Liverpool. Saya tidak peduli apakah Anda sedang dalam performa terbaik atau tidak. Anda tetap memiliki pemain-pemain bagus untuk bermain lebih baik daripada apa yang kita saksikan tadi," kata Laurens di BBC.

ADVERTISEMENT

"Tiga tembakan dalam 90 menit-ketiga upaya yang mereka miliki semuanya berasal dari tepi kotak penalti. Anda boleh saja bermain dengan lima bek selama Anda datang ke sini untuk bermain sepakbola, dan bukan sekadar 'parkir bus'," kata dia menambahkan.

Liverpool cuma menguasai bola 30 persen dalam data yang dirilis oleh situs UEFA. Mereka hanya melakukan tiga tembakan sepanjang laga.

Masih dari catatan situs Liga Champions, Liverpool cuma 26 kali melakukan serangan. Mereka lebih banyak menunggu di lini belakang. PSG mampu 68 kali melancarkan serangan.




(cas/aff)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads