Tim Sembilan Mulai Bekerja

Tim Sembilan Mulai Bekerja

- Sepakbola
Senin, 05 Jan 2015 10:57 WIB
Tim Sembilan Mulai Bekerja
Jakarta -

Setelah diumumkan Menpora Imam Nahrawi hari Jumat lalu, Tim Sembilan hari ini mengadakan pertemuan pertama.

Hal itu diungkapkan oleh juru bicara Menpora sekaligus Deputi V Bidang Keharmonisan dan Kemitraan Kemenpora, Gatot S. Dewa Broto, yang juga anggota Tim Sembilan.

"Hari ini kami akan melakukan rapat perdana dengan para anggota tim sembilan. Semua anggota confirm hadir, hanya satu yang berhalangan karena sedang berada di luar kota," kata Gatot tanpa menjelaskan siapa satu anggota yang berhalangan hadir tersebut kepada detikSport, Senin (5/1/2015).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dijelaskan Gatot, rapat diadakan di kantor Kemenpora sekitar pukul 13.30 WIB. Rencananya Imam Nahrawi akan menjelaskan kembali soal fungsi dan tujuan dibentuknya Tim Sembilan, termasuk "aturan mainnya".

"Ini baru rapat pertama, sekaligus perkenalan, karena belum pernah ketemu bareng. Pak Menteri yang mengundang mereka hari ini, selain untuk menjelaskan semuanya, juga sebagai bentuk penghormatan kepada para tokoh-tokoh yang duduk di tim tersebut," urainya.

"Agenda nanti adalah penjelasan dari pihak Kemenpora soal penjelasan umum. Jadi skedul selama tiga bulan ini akan melakukan apa saja, kami juga akan menyampaikan sejumlah permasalahan yang terkait dengan persepakbolaan di Indonesia, dan yang tidak kalah penting mendapat gambaran soal kerahasiaan, siapa ketuanya, siapa juru bicaranya, bagaimana sistem pelaporan kepada menteri, dan sejauh mana tingkat independensinya."

Nama-nama terpilih Tim Sembilan adalah Imam B. Prasodjo (sosiolog), Budiarto Shambazy (pengamat, wartawan senior), Ricky Yakobi (mantan pemain nasional), Gatot S. Dewabroto (Kemenpora), Nurhasan Ismail (akademisi), Joko Susilo (mantan Dubes RI untuk Swiss), Yunus Husein (mantan Kepala Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan/PPATK), Eko Tjiptadi (mantan Deputi Pencegahan Komite Pemberantasan Korupsi), dan Oegroseno (mantan Wakapolri).

Terbentuknya Tim Sembilan sempat menjadi bahasan panas di Kongres PSSI di Jakarta kemarin. Asosiasi pengurus provinsi Kalimatan Timur, Yunus Yusi, bahkan sempat mengusulkan supaya Presiden Joko Widodo mengganti Imam sebagai menpora, karena dianggap akan melakukan intervensi. [Baca beritanya di sini]

(mcy/a2s)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads