Tim Ad Hoc Sinergis bentukan PSSI diumumkan. Dari ke-12 orang terpilih, terdapat beberapa figur yang pernah duduk di kepengurusan PSSI di era sebelumnya.
Mantan ketua komisi disiplin di era Nurdin Halid, Togar Manahan Simanjuk, dan eks ketua Badan Tim Nasional (BTN), Rahim Soekasah, masuk dalam tim Ad Hoc Sinergis yang dibentuk oleh Komite Eksekutif PSSI.
Rahim juga pernah terpilih sebagai wakil ketua Komite Penyelamat Sepakbola Indonesia (KPSI), ketika kisruh sepakbola di tanah air dalam episode "dualisme" organisasi di awal 2012.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Juga terdapat nama Tjipta Lesmana, pengamat politik yang juga pernah menjadi ketua Komite Banding pemilihan Exco, Wakil Ketua dan Ketua Umum PSSI di tahun 2011.
Dari kalangan wartawan, ada nama Ian Situmorang (wartawan senior, eks pemred BOLA), Suryopratomo (direktur pemberitaan Metro TV), dan M. Nigara.
"Secara struktur Tim Ad Hoc Sinergis tidak dilembagakan berskema seperti ada ketua atau bagaimana. Karena isi dari tim ini sebenarnya sudah mewakili semua," kata Gusti Randa, di Kantor PSSI, Senayan, Rabu (14/1/2015).
Tim Ad Hoc Sinergis ini diberi tugas untuk memaksimalkan sinergi dari seluruh stakeholder sepakbola dengan segenap potensi-potensinya.
Daftar anggota tim Ad Hoc Sinergis PSSI:
1. Mafudin Nigara (wartawan)
2. Tjipta Lesmana (Pengamat Politik)
3. Ian Situmorang (Mantan wartawan)
4. Fritz Simanjuntak (Sosiolog atau Konsultan SDM)
5. Togar Manahan Nero (mantan Ketua Komisi Disiplin)
6. Suryo Pratomo (wartawan)
7. Effendi Ghazali (pengamat Politik atau Pakar Komunikasi)
8. Gusti Randa (Ketua Asosiasi PSSI Provinsi DKI Jakarta)
9. Ruddy Keltjes (pelatih U-19 B)
10. Rahim Sukasah (Mantan Manajer Timnas)
11. Tri Goestoro (Mantan Sekretaris Jenderal PSSI)
12. Hinca Panjaitan (Ketua Komisi Disiplin)
(mcy/a2s)











































