Roma tiba di Jakarta hari Jumat (24/7) sore kemarin. Selama di Jakarta, Radja Nainggolan dkk. menginap di Hotel Shangri-La, di kawasan Sudirman.
Demi memburu para pemain, beberapa suporter Roma ikut memesan kamar di hotel yang sama. Mereka pun rela merogoh kocek lebih dalam demi kesempatan yang lebih besar untuk bertemu pemain Roma.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kamar yang kami pesan aslinya harganya Rp 3,2 juta, tapi karena bantuan teman jadi bisa dapat Rp 1,8 juta," ujar Dewi.
Di hotel, Dewi dan temannya, Dista, sempat berpapasan dengan beberapa pemain Roma seperti Daniele De Rossi dan Miralem Pjanic. Tapi karena sudah lebih dulu grogi, mereka malah lupa untuk minta foto bersama.
"Lihat De Rossi sama Pjanic malah takjub duluan. Pas mau minta foto, mereka sudah jalan," kata Dista.

Nasib lebih baik dialami oleh Dila. Penggemar Roma dari Bogor itu juga memesan kamar di Hotel Shangri-La dan sempat berfoto bersama Radja Nainggolan.
"Saya pesan kamar harganya Rp 2,051 juta. Sekamar diisi tujuh orang," ucap Dila.
"Jam 12 malam setelah makan, saya ke bawah, ternyata ada Nainggolan. Terus minta foto dan tanda tangan," katanya sambil menunjukkan syal yang dibubuhi tanda tangan Nainggolan.
Dila sebenarnya juga memegang tiket untuk acara meet and greet pada hari Sabtu (25/7) pagi yang pada akhirnya dibatalkan. Namun kekecewaan Dila sedikit terbayar dengan menyaksikan sesi latihan yang akhirnya terbuka bagi fans di Stadion Utama Gelora Bung Karno pagi tadi.
"Ya lumayan lah buat ngobatin kekecewaan batal meet and greet bisa nonton latihan," ucapnya.
(nds/din)










































