Program grassroot tersebut meliputi coaching clinic, pelatihan tenaga pengajar sepakbola, ekshibisi antar-SSB dan juga pemberian bola gratis untuk membantu pembinaan sepakbola usia dini. Event ini digelar pada Minggu, 13 September 2015, di Lapangan Kota Barat Kota Solo.
Asisten Deputi Kemenpora Bidang Pendidikan dan Olahraga, Sukarno, mengatakan, tujuan dari program ini adalah untuk membangkitkan gairah sepakbola usia dini di daerah-daerah, serta mencari bibit-bibit calon pesepakbola di masa depan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Bekal keterampilan dasar yang benar untuk para pemain muda dalam menambah pengetahuan para guru pendidikan jasmani olahraga dan para pelatih SSB diharapkan melahirkan pemain muda berbakat," lanjut Sukarno.
Setelah Jakarta dan Solo, program serupa akan digelar di Jawa Timur pada 18-20 September, Sumatera Utara 25-27 September, dan Bali 24 Oktober mendatang.
(ads/mfi)











































