PSSI sebelumnya telah memilih Fachri Husaini sebagai pelatih timnas U-19. Akan tetapi, Fachri memutuskan untuk menolak tawaran tersebut.
PSSI kemudian menunjuk Sutan Harhara untuk menduduki jabatan tersebut. Dia menjadi satu-satunya kandidat terkuat. Tapi, baru-baru ini, Sutan menerima tawaran melatih Persela Lamongan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Menurut saya, seorang pelatih timnas U-19 harus fokus. Waktunya untuk menyiapkan tim sangat mepet dan persiapannya harus matang. Tapi, kami belum tahu seperti apa. Kami harus bicarakan situasi ini dengan anggota Komite Eksekutif PSSI dulu," ujar Emral saat dihubungi wartawan, Selasa (7/6/2016).
Pria yang dikenal sebagai instruktur pelatih Indonesia itu mengatakan, sempat muncul beberapa nama lain, di antaranya Jafri Sastra, Widodo C. Putro, Eduard Tjong, Jan Saragih, dan Rudy Eka Priyambada.
Namun, dari daftar nama tersebut, sebagian dari mereka tak bisa menerima tawaran melatih timnas U-19 karena harus fokus dengan klubnya masing-masing.
"Soal Jafri dan Widodo, kami sudah dapat konfirmasi bahwa keduanya ingin fokus ke klub. Edu baru saja kami hubungi dan belum ada jawaban," tutur Emral.
"Terkait Rudy serta Jan, namanya harus didaftarkan dulu ke PSSI. Rudy memang selama ini kami ketahui sudah mengantongi lisensi kepelatihan kategori A. Tapi, setahu saya namanya belum terdaftar di PSSI," katanya. (ads/mfi)











































