Dejan mengumumkan akan meninggalkan kursi pelatih Persib di Stadion Gelora Delta Sidoarjo, Sabtu (11/6/2016). Tepatnya setelah Persib digasak Persebaya United 1-4 pada pekan keenam TSC.
Usai laga dengan Surabaya United tu, Dejan mengakui tugas sebagai pelatih Persib terlalu berat. Memang, kekalahan dari Surabaya United itu merupakan kekalahan pertama Persib di musim ini. Tapi, dalam lima laga sebelumnya, Persib memang sulit menang. 'Maung Bandung' baru memetik satu hasil positif dan empat lainnya selalu imbang.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya mah tidak kaget ya. Karena dia sudah katakan mundur kalau pertandingan malam ini kalah. Tapi kami yakin bisa menang, karena mereka (Surabaya United) juga kan tidak bagus sebelumnya. Tapi malah kami kalah telak, ini hasil yang sangat buruk," ujar Umuh.
"Saya sudah katakan, (Juan Carlos Rodriguez) Belencoso mainnya jelek kenapa dipasang terus. Dia jadi kartu mati kami di depan. Saya tidak kuat melihat Persib main jelek begini, kalah telak dan penalti gagal," ucap dia.
Pria 68 tahun itu menilai keputusan Dejan mundur sudah tepat, karena memang selama ini desakan tersebut sudah gencar disuarakan Bobotoh.
"Ya.. kami terima keputusan dia. Mungkin ini sudah tepat saat dia menyatakan mundur," ujar dia.
Ketika ditanya siapakah yang akan menggantikan Dejan? Apakah akan menarik kembali Djajang Nurdjaman? Umuh masih belum tahu.
"Belum, belum tahu seperti apa. Karena keputusannya harus bersama-sama," tutur Umuh.
(ads/fem)











































