Launching akademi futsal itu dilakukan oleh pemain yang akrab disapa Veve tersebut di Tifosi Sport Center, Duren Sawit, Jakarta Timur, Sabtu (13/8) sore.
Meski baru dibuka, akademi yang diberi nama V8 Electric PLN Futsal Academy itu disebut langsung kebanjiran peminat.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Siswa akademi yang diterima hanya untuk yang berusia antara 14 tahun sampai 21 tahun. Alasannya, bibit potensial dari akademi ini akan disalurkan kepada klub futsal yang tampil di liga profesional.
Veve berharap, dengan langkah ini dan semakin banyaknya klub-klub pro yang memiliki akademi atau tim khusus di U-21 tahun, akan merangsang federasi futsal Indonesia untuk lebih mengembangkan futsal.
"Kami juga ingin mem-push, dengan banyaknya klub yang membangun akademi dan memiliki tim U-21, maka federasi juga segera memutar kompetisi futsal yang untuk U-21, seperti ISC U-21," tandasnya.
Sementara itu, Ketua tim Electric PLN, Jericho Umbas, mengatakan bahwa dia sengaja merangkul Vernard untuk membangun pembinaan usia dini.
"Saya ingin membangun dan menciptakan pemain berkualitas agar bisa masuk ke Liga Pro. Saya berharap nanti ada yang bisa jadi bagian tim futsal electric dan Timnas," paparnya.
(ads/a2s)