Persija akan menjamu Persib di Stadion Manahan Solo, pada Sabtu (5/11). Tuan rumah sudah mengantongi izin dari kepolisian setempat dengan catatan, yaitu suporter Persib dilarang hadir.
Sementara The Jakmania dipersilakan datang, namun mereka tak diboleh menggunakan atribut. Keputusan ini juga menyusul masih berlakunya hukuman dari PT Gelora Trisula Semesta (GTS) selaku operator TSC (Torabika Soccer Championship).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menanggapi hal itu, Atep meminta agar Bobotoh tetap mendukung Persib tanpa harus datang ke stadion. Sebab ditakutkan berpotensi terjadi kericuhan jika kedua suporter tersebut bertemu.
"Tentu saya mengimbau untuk para Bobotoh jangan memaksakan diri untuk datang ke stadion karena sangat berbahaya. Lebih baik menonton di rumah atau mengadakan nobar (nonton bareng) di daerah masing-masing lebih aman," ungkap Atep saat dihubungi, Kamis (3/11).
Pemain 31 tahun ini menyadari laga melawan Persija akan berlangsung sulit, karena dia dan rekan-rekannya pasti akan mendapatkan tekanan dari ribuan The Jakmania. Dia berharap pendukung Persija itu tetap tertib.
"Tapi saya berharap The Jak tidak mengganggu permainan kami di lapangan. Saya juga meminta kepada Bobotoh untuk percayakan kepada kami, kami optimistis bisa membawa pulang kemenangan," katanya. (ads/din)










































