Melakoni laga Grup 1 di Stadion Maguwoharjo, Kamis (9/2/2017), PSS mengawali dengan kencang. Imam Bagus membuka keunggulan tim tuan rumah di menit 16, yang diperbesar Risky Novriansyah di menit 60 dan 66.
Ketinggalan tiga gol bukan berarti tamat bagi Mitra Kukar. Tim berjuluk Naga Mekes ini mendapatkan ritme permainannya kembali dengan langsung mencetak dua gol balasan kilat dari Aldino Herdianto di menit 67 dan Jorge Gotor dua menit kemudian.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Anak-anak blank di 55 menit awal," ungkap pelatih Mitra Kukar Jafri Sastra, dalam rilis yang diteirma Detiksport. "Skema dan sentuhan bola tak terlihat. Sebaliknya PSS main bagus dengan counter attack yang membuat pertahanan kami goyah dan kebobolan tiga gol."
"Tapi beruntung anak-anak bisa kembali di sisa laga dan membalas 3 gol. Kami masih optimis mampu untuk lolos ke babak berikutnya."
Di seberang kubu, PSS layak meratapi hasil ini. Menurut sang pelatih Freddy Muli, hasil imbang disebabkan karena PSS terlena dengan keunggulan besar.
"Skema berjalan dengan counter attack dan berguah tiga gol. Tapi pemain terlalu cepat puas. Dua gol awal Mitra Kukar melalui proses yang sama, tapi gol ketiga harusnya tak terjadi," kata Freddy.
"Tapi memang materi soal defense belum semua diberikan, kami masih fokus pada serangan. Berbeda dengan Mitra Kukar, kami hanya punya waktu persiapan yang sempit," ucap dia.
Di laga grup terakhir, PSS akan menghadapi Persegres Gresik United pada 15 Februari. Sedangkan Mitra Kukar menantang Persipura Jayapura.
(rin/cas)











































