Sebelumnya, McMenemy mengungkapkan protesnya seusai Bhayangkara FC kalah 0-2 dari Arema dalam lanjutan Gojek Traveloka Liga 1 di Stadion Kanjuruhan, Minggu (23/4/2017). Menurut McMenemy, gol-gol Arema yang dicetak Dedik Setiawan dan Esteban Vizcarra diawali oleh offside dan handball.
(Baca juga: Pelatih Bhayangkara FC Nilai Dua Gol Arema Kontroversial)
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Terkait komentar McMenemy itu, Aji tak mau ambil pusing.
"Biarkan saja, itu hak dia berkomentar. Tetapi, sebagai seorang sekelas dia, tidak seperti itu. Kalah ya kalah dan melakukan evaluasi," ujar Aji.
Pada laga melawan Bhayangkara FC, Arema tampil tanpa Cristian Gonzales, Bagas Adi Nugroho, dan Hanif Sjahbandi. Meski begitu, pemain-pemain lain yang turun ke lapangan mampu tampil oke.
"Dedik mampu cetak gol, meski kita tanpa Gonzales. Filosofi kami, tidak bergantung dengan satu orang saja. Untuk Pablo (Pino), kondisinya masih 60 persen, sudah bagus sentuhannya," sambung Aji.
Dedik yang ikut hadir dalam konferensi pers mengaku bersyukur bisa menyumbangkan gol kemenangan bagi Arema. "Ini gol pertama saya, di Arema dan di Liga 1. Semoga jadi awal yang baik," katanya.
Aji mengatakan, timnya akan segera melupakan pertandingan melawan Bhayangkara FC dan segera bersiap menghadapi Persiba Balikpapan, yang menggunakan home base Stadion Gajayana, Kota Malang.
"Ini laga away, rasa home. Semoga menang, kita tidak boleh meremehkan lawan," kata Aji.
(mfi/nds)











































