Dji Sam Soe Copa Indonesia
Tim Divisi I Siap Bersaing
Selasa, 21 Jun 2005 04:01 WIB
Jakarta - Putaran II Piala Indonesia 2005 akan segera bergulir. Tim Divisi Utama mendominasi pertarungan, namun tim Divisi I mengklaim masih patut diwaspadai. Adalah tim Divisi I Persikabo yang mengaku siap memberikan kejutan. Berawal dari kesuksesan menyingkirkan tim Divisi Utama Pelita Krakatau Steel di babak pertama, keoptimisan bisa mampu terus bersaing kini dimiliki Persikabo. Demikian diungkapkan oleh pelatih Herry Kiswanto. "Secara kualitas, tim kami sama dengan tim dari Divisi Utama. Mereka hanya menang pengalaman dan mengikuti kompetisi dengan pertandingan yang lebih banyak," ujar Herry yang juga mantan kapten tim nasional ini. Tak hanya Persikabo, tim Divisi I lainnya, yakni Persiwa Wamena, juga mengungkapkan hal senada. Pelatih Persiwa Joko Susilo menegaskan kalau pemainnya siap membuktikan kalau kualitas mereka tidak jauh berbeda dibandingkan dengan tim Divisi Utama. "Kami siap menghadapi mereka. Saya dan pemain juga memiliki komitmen bila Persiwa harus tersingkir di Copa Dji Sam Soe Indonesia 2005, kami hanya ingin dikalahkan tim-tim dari Divisi Utama," tegasnya seperti dalam rilis, Selasa (21/6/2005). Meski tetap optimistis, namun perjalanan sebagian besar tim Divisi I hampir dipastikan terhenti di babak kedua atau 32 besar. Pasalnya, beberapa di antara mereka sudah saling jegal seperti Persiwa sendiri yang akan berhadapan dengan Persiter Ternate. Sementara Persikabo akan bersaing dengan PSIM Yogyakarta yang juga berkompetisi di Divisi I. Sedangkan Persitara Jakarta Utara masih menunggu hasil pertandingan kedua melawan tim elit Persib Bandung pada 17 Juli mendatang. Pada pertemuan pertama di Stadion Siliwangi, Bandung, Persitara kalah 0-1.Tim Divisi I lain yang masih bertarung memperebutkan tiket ke 32 besar adalah PS Mitra Kukar melawan Persiba Balikpapan. Pada pertandingan pertama, mereka bermain imbang 1-1. Hanya saja, tim yang lolos ke babak kedua sudah ditunggu Persita Tangerang. Peluang tim-tim Divisi II, Persipare Pare-pare dan PSP Padang, untuk bertahan tampaknya juga tipis. Persipare sudah dipaksa menyerah lebih dulu oleh Persmin Minahasa di pertandingan pertama babak kedua. Bermain di kandang sendiri, mereka menyerah 1-3. Sementara PSP masih menunggu pertandingan kedua babak pertama melawan PSMS Medan. Namun peluang mereka agak berat karena pada pertandingan pertama sudah kalah 0-3. Secara matematis, tim-tim Divisi Utama diprediksi bakal melanjutkan dominasinya. Namun apa yang tertera di atas kertas bisa berbeda di lapangan. Tim-tim underdog tetap memungkinkan untuk menciptakan kejutan. (erk/)











































