DetikSepakbola
Senin 26 Maret 2018, 03:56 WIB

Karena Timnas U-19 Bukan Cuma Egy Maulana Vikri

Yanu Arifin - detikSport
Karena Timnas U-19 Bukan Cuma Egy Maulana Vikri Aksi Egy Maulana Vikri melawan timnas Jepang U-19. (Foto: Dhemas Reviyanto/kye/18/Antara Foto)
Jakarta - Pelatih Timnas Indonesia U-19 Bima Sakti berbicara soal Egy Maulana Vikri. Ia meminta jangan terlalu membebani pemain bernomor 10 itu dengan banyak ekspektasi.

Egy menjadi sorotan lantaran kualitas permainannya. Karena skill individunya, pemain yang belum genap 18 tahun itu sudah dikontrak klub asal Polandia, Lechia Gdansk.

Egy pun menjadi bintang saat Timnas Indonesia U-19 menghadapi Jepang U-19 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Minggu (23/3/2018). Tiap ia menggiring bola, penonton selalu histeris.


Meski bisa beberapa kali merepotkan barisan pertahanan Jepang, tidak ada peluang bersih yang bisa dia ciptakan. Egy pun ditarik di menit ke-71, dan digantikan Witan Sulaiman.

"Sedikit juga soal masalah ini. Saya juga sering ngobrol sama Egy dan ini juga masalah yang saya harap media bisa menjaga Egy agar dia lebih baik ke depannya," kata Bima Sakti di sesi konferensi pers.

"Di game, seperti yang dibilang, bukan cuma Egy saja, karena nanti jadi beban buat dia. Semuanya penting," Bima menekankan.


Egy sendiri mengatakan hal serupa. Ia menilai apa yang dicapai tim adalah hasil kerja sama semua pemain, bukan karena faktor dirinya seorang.

"Pertama saya tidak merasa diri saya besar, saya sama saja kaya temen-temen, semua kami sama. Saya juga tidak membangga-banggakan diri," Egy mengatakan.

"Terus kalau lawan tahu main saya gimana, itu bagus buat tim, karena kalau mereka fokus ke saya, temen-temen saya banyak ruang kosong dan mereka bisa manfaatkan itu. Tidak penting gimana gaya main saya, yang penting adalah tim. Ini semua buat tim. Kami main tim, bukan individu," Egy menegaskan.
(yna/rin)

Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed