Pengurus Terbelah Dua?

Desakan Munaslub PSSI

Pengurus Terbelah Dua?

- Sepakbola
Minggu, 14 Agu 2005 02:17 WIB
Jakarta - Banyaknya desakan untuk digelarnya Munaslub telah diketahui Pengurus Harian PSSI. Spekulasi yang berkembang, pengurus telah terbagi dua: yang pro dan kontra munaslub.Vonis 2 tahun 6 bulan penjara yang dijatuhkan Pengadilan Negeri Jakarta Utara kepada ketua umum PSSI Nurdin Halid karena kasus imor beras ilegal telah memicu pergerakan beberapa pihak yang menginginkan adanya perubahan. Tak hanya anggota PSSI, pihak Konfederasi Sepakbola Asia (AFC) juga merespon permasalahan di mana PSSI sudah lebih dari enam bulan tidak dipimpin langsung oleh ketuanya. Akibatnya AFC menganggap kondisi itu sudah sangat tidak kondusif.AFC bahkan telah memberi mandat agar sudah ada perubahan dalam kepengurusan PSSI pada bulan Oktober mendatang. Desakan untuk munaslub, yang agenda utamanya mencari calon pengganti Nurdin, pun mulai berdatangan. Hal itu ditenggarai telah mempengaruhi sebagian pengurus. PSSI dikatakan telah terbelah menjadi dua kubu, kubu pro munaslub dan antimunaslub. Namun spekulasi tersebut langsung dibantah oleh Wakil Sekjen PSSI Kaharuddin Syah. "Kami tetap solid. Tidak benar kalau kami telah terbelah. Memang benar Pak Agusman Effendi meminta kami untuk menggelar rapat, tapi bukan untuk membahas munaslub," jelas Kaharuddin kepada wartawan di sekretariat PSSI, Sabtu (13/8/2005).Menurutnya, dalam waktu dekat ini PSSI memang akan mengadakan rapat. Membahas beberapa masalah penting, namun bukan soal vonis bersalah untuk Nurdin serta munculnya suara-suara yang akan menggelar munaslub."Seperti rapat biasanya. Kami akan membahas beberapa masalah penting, tetapi bukan dua masalah itu," tandas Kaharuddin. (erk/)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads