sepakbola
Follow detikSport Follow Linkedin
Minggu, 21 Okt 2018 19:22 WIB

Tunjuk Bima Sakti Gantikan Milla Dianggap Keputusan Tepat

Mercy Raya - detikSport
Bima Sakti menggantikan Luis Milla sebagai pelatih timnas Indonesia. (Foto: Ari Saputra) Bima Sakti menggantikan Luis Milla sebagai pelatih timnas Indonesia. (Foto: Ari Saputra)
Jakarta - Keputusan PSSI menunjuk Bima Sakti sebagai pelatih kepala timnas Indonesia dinilai sudah tepat. Komunikasi menjadi kelebihan Bima Sakti dibanding Luis Milla.

Hasil rapat Exco PSSI di Jakarta pada Minggu (21/10/2018), akhirnya memutuskan Bima Sakti sebagai pelatih kepala timnas menggantikan Luis Milla. Sebelumnya sempat beredar kabar bahwa kontrak kerja Milla bakal diperpanjang.

"Kalau saya bilang yang lebih tahu banyak tentang cara bermain yang dikembangkan Luis Milla adalah Bima Sakti. Andaikan Bima pegang timnas itu yang paling tepat," kata mantan pelatih, Danurwindo, saat ditemui di kawasan Stadion Utama Gelora Bung Karno (SU GBK), Senayan, Minggu (21/10/2018).


"Bima tahu cara bermain, tahu metode melatih, tahu pemainnya. Jadi sebenarnya dengan adanya Bima nilai positifnya komunikasi," ujar pria yang kini menjabat sebagai direktur teknik PSSI itu.

"Mudah-mudahan lebih bisa menambah nilai positif cara bermain yang dulu dipertahankan."


Sebelum ditunjuk sebagai pelatih kepala tim senior Indonesia, Bima Sakti, menjadi asisten Milla di timnas U-23. Bima juga menjadi pelatih sementara timnas senior pada tiga laga uji coba melawan Mauritius dengan hasil 1-0, Myanmar 3-0, dan Hongkong 1-1.

"Saya lihat di tiga pertandingan tak ada masaah. Bima sosok pekerja keras, disiplin, bisa bergaul dengan pemain. Sebenarnya Bima tak ada masalah cuma emang tak ada Luis Milla," ujar dia.

"Bima selalu kontak sama saya. Kita banyak diskusi soal apa yang harus diperbuat di AFF ini waktunya singkat terbentur kompetisi. Apa yang harus dibuat," lanjutnya. (mcy/rin)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detiksepakbola.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com