sepakbola
Follow detikSport Follow Linkedin
Selasa, 06 Nov 2018 19:25 WIB

Witan dan Nurhidayat kepada Siswa SSB: Jangan Mudah Menyerah Kejar Mimpi

Akfa Nasrulhak - detikSport
Foto: Akfa Nasrulhak Foto: Akfa Nasrulhak
Jakarta - Dua punggawa Timnas Indonesia U-19, Nurhidayat dan Witan Sulaeman, hadir di antara siswa dari SSB di Jakarta. Nurhidayat dan Witan menyuntikkan semangat kepada peserta Le Minerale Football Camp 2018.

Nurhidayat dan Witan berada di Jakarta, Selasa (6/11/2018). Mereka berada di tengah 50 siswa dari lima Sekolah Sepak Bola (SSB) yang ada di Jakarta dan tergabung dalam Le Minerale Football Camp 2018.

Mereka baru saja bertarung membela Indonesia di Piala Asia 2018. Skuat Indonesia mencapai perempatfinal.

"Untuk jadi pemain profesional, awalnya saya juga dilarang main bola sama orang tua. Tapi saya maksa kalau saya ingin main bola, akhirnya saya disekolahkan sepak bola di Makassar selama 7 tahun," ujar Nurhidayat di sela-sela kegiatan Le Minerale Football Camp, di Jakarta (6/11/2018).



"Saya berpesan juga kepada para siswa SSB bahwa jika di lapangan kita dukung teman-teman supaya jangan mau kalah. Terus kita juga harus semangat," dia menambahkan.

Sementara itu, Witan, mencontohkan kebahagiaan sederhana yang diimpikan banyak anak-anak lewat sepakbola. Dia kerap traveling menjelajahi negara lain.

"Karena dengan sepak bola ini, saya bisa ke luar negeri," ujar Witan.

Nah, agar aktivitas sebagai pesepakbola dan traveling bisa jalan terus dalam kondisi prima, mereka membutuhkan asupan nutrisi yang cukup. Mereka pun menyadari jangan sampai dehidrasi.

"Untuk asupan makanan memang itu tergantung dari diri sendiri sih, tapi saya berpesan agar tidak makan yang goreng-goreng, dampaknya jadi ke berat badan yang berlebihan," ujarnya.

Dalam kesempatan yang sama, pelatih sepak bola Ricky Nelson menyampaikan bahwa melalui kegiatan ini diharapkan dapat menjaga mimpi para siswa SSB untuk menjadi pemain profesional.



Di lain pihak, pelatih sepak bola Ricky Nelson berharap kegiatan ini dapat menjaga mimpi para siswa SSB untuk menjadi pemain profesional.

"Jadi kita sampaikan pada para siswa bahwa kalian punya mimpi, kita datangkan dua pemain timnas dan katakan mereka juga dulu sama punya mimpi. Jadi kita kasih mimpi dulu dan akhirnya siswa mau latihan lebih giat supaya bisa jadi seperti Witan dan Nurhidayat," ujar Ricky.

Selain itu, lanjut Ricky, untuk menumbuhkan motivasi para siswa, dia mengajak para siswa nonton pertandingan.

"Terus kita kasih contoh saat latihan, kamu kalau mau seperti Witan begini cara latihannya, supaya mereka terinspirasi terus. Karena kita melarang kayak semacam asupan nutrisi kayak makanan yang goreng-gorengan dan makanan yang nggak baik kita larang lah supaya siswa bisa jadi pemain profesional," ujar Ricky.

Ricky juga berpesan kepada siswa SSB supaya dapat menjaga pola tidur, dan makan supaya gaya hidup sehat.

"Terus jangan lupa sekolah yang bagus, jangan bolos, jadi harus seimbang," ujarnya.

Mereka berkumpul dalam acara bertajuk "Siapkan Yang Muda Jadi Juara" yang merupakan bagian dari kampanye Gerakan Indonesia Sehat dari le Minerale.

"Jadi dari jam 7 pagi tadi sampai siang ini kita adakan coaching bersama pelatih yang sudah tersertivikasi dan cukup berpengalaman untuk mendidik generasi muda kita. Kemudian kita juga hadirkan pemain dari Timnas U-19, ada Nur Hidayat dan juga Witan yang mereka ini cukup berprestasi tujuannya adalah supaya memberikan motivasi supaya lebih berprestasi lagi ke depannya," kata Marketing Manager Le Minerale Febri Hutama.

Dia berharap acara ini dapat menjadi sarana calon atlet untuk lebih berprestasi.


(mul/mpr)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed