DetikSepakbola
Selasa 20 November 2018, 14:30 WIB

PSM Tidak Terganggu dengan Isu Match Fixing di Liga 1

Reinhard Soplantila - detikSport
PSM Tidak Terganggu dengan Isu Match Fixing di Liga 1 Pelatih PSM Makassar, Robert Rene Alberts. (Foto: Reinhard Soplantila/detikcom)
Jakarta - Persib Bandung tengah dihantam isu pengaturan skor di Liga 1 2018. PSM Makassar menanggapinya dengan santai dan tetap fokus menatap laga selanjutnya.

Bali United yang akan dihadapi oleh Juku Eja, Senin (26/11/2018). Laga itu berlangsung di Stadion Andi Mattalata.

PSM mempunyai modal kurang oke menatap laga itu. Tim asuhan Robert Rene Alberts itu baru saja ditahan Persija Jakarta 2-2.

Terkait indikasi adanya match fixing di akhir-akhir kompetisi ini, tidak diambil pusing oleh Alberts. Dia menginstruksikan anak asuhnya untuk kerja keras di setiap laga, guna terus meraih kemenangan.

"Untuk saat ini kami fokus menjadi juara, karena pertanyaan ini (indikasi adanya pengaturan skor) pembahasannya terkait artikel yang terpisah jauh soal persepakbolaan Indonesia, mafia nasional dan mafia dunia itu bukan arena saya, sekarang kami harus fokus bekerja untuk pertandingan berikutnya," ujar pelatih PSM, Robert Rene Alberts, usai memimpin latihan, pada Selasa (16/11/2018) siang.

"Namun soal ini, setelah musim ini selesai mungkin bisa dilakukan interview sendiri," sebutnya.




Mantan pelatih klub Malaysia, Serawak FA, itu memang melihat sedikit keanehan di sepakbola Indonesia, terutama di Liga 2, saat laga perebutan tiket ke semifinal antara Aceh United melawan PSMP Mojokerto.

"Seperti yang terjadi antara Aceh (United) melawan PSMP Mojekorto semua tahu itu aneh tapi itu bukan radar kita," kata Robert Alberts.

Indikasi adanya pengaturan skor di tubuh Persib Bandung ini terungkap setelah mereka dihajar telak 3-0 oleh PSIS Semarang di pekan 31.

Sebab menuju ke pertandingan tersebut, PSIS merupakan tim papan tengah, menghuni posisi 12. Sementara Persib datang sebagai penghuni posisi ketiga klasemen. Apalagi sebelumnya sudah ada rumor pengaturan skor saat Persib kalah 0-1 dari PSMS.

Usai pertandingan melawan PSIS, pelatih Persib Roberto Carlos Mario Gomez menuding ada sejumlah orang yang ingin menghancurkan timnya, menyebut para pemain tak cuma harus menghadapi pemain tim lawan.

Sementara, untuk PSM Makassar, kini masih kukuh di peringkat pertama dengan raihan 54 poin dari 31 pertandingan. PSM masih terpaut empat poin dari Persija Jakarta yang masih memainkan 30 laga dan lima poin dari Persib Bandung di posisi tiga.



(cas/yna)

Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed