sepakbola
Follow detikSport Follow Linkedin
Sabtu, 22 Des 2018 14:33 WIB

Fakhri Husaini Tak Masuk Susunan Pelatih Timnas, Kenapa?

Yanu Arifin - detikSport
Fakhri Husaini belum mendapat jabatan di level timnas manapun tahun depan (M Risyal Hidayat/Antara Foto) Fakhri Husaini belum mendapat jabatan di level timnas manapun tahun depan (M Risyal Hidayat/Antara Foto)
Jakarta - Nama Fakhri Husaini tidak ada dalam susunan pelatih Timnas Indonesia dalam berbagai kelompok umur. Sekjen PSSI Ratu Tisha Destria menjelaskannya.

PSSI sudah merilis nama-nama pelatih yang akan menukangi Timnas Indonesia, dari level U-16 sampai senior. Ada Simon McMenemy untuk timnas senior, Indra Sjafri Timnas U-23 diproyeksikan di SEA Games, Timnas U-16 dilatih Bima Sakti, dan Rully Nere membesut Timnas Wanita.

Pertanyaan muncul terkait timnas U-16 dan U-19. Fakhri Husaini, yang sudah mengantar timnas U-16 juara Piala AFF, tidak dipertahankan. Namun, ia juga tidak naik untuk melatih U-19, yang sejauh ini belum ditentukan siapa pelatihnya.

Ratu Tisha saat dikonfirmasi menjelaskan, PSSI punya pertimbangan mengapa tidak memasukkan nama Fakhri. Ia menyebut itu karena timnas U-16 dan U-19 nantinya punya 3 development group yang akan melibatkan 6 pelatih. Sehingga, Fakhri tetap berpeluang mengisi slot-slot tersebut.




"Kan bukan cuma coach Fakhri, kami juga ada sepakbola pantai, pelatih timnas putri U-15 dan lain-lain," ujar Tisha saat dihubungi detikSport.

"Kemarin pertimbangannya sudah disampaikan, nanti di usia U-16, ada 3 develepoment group yang menyebabkan akan ada 6 pelatih yang mengerjakan 3 development group itu nanti. Kami lagi memilih, itu bukan solusi yang cuma satu," sambungnya.

"Dan kenapa Bima Sakti ditunjuk? Karena Bima Sakti sudah dipilih dalam Garuda Selection yang akan berangkat ke Inggris Januari nanti. Jadi nanti ada 3 orang lagi yang mendampingi untuk kategori usia yang sama," jelasnya.


(yna/mrp)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed