sepakbola
Follow detikSport Follow Linkedin
Jumat, 25 Jan 2019 20:22 WIB

Persija Permasalahkan Pernyataan Vigit Waluyo soal Juara Liga Sudah Diatur

Amalia Dwi Septi - detikSport
Persija Jakarta memprotes pernyataan Vigit Waluyo soal juara liga yang telah diatur (Rifkianto Nugroho/detikSport) Persija Jakarta memprotes pernyataan Vigit Waluyo soal juara liga yang telah diatur (Rifkianto Nugroho/detikSport)
Jakarta - Persija Jakarta geram dituding telah diatur menjadi juara. Macan Kemayoran berencana mempermasalahkan Vigit ke jalur hukum.

Usai diperiksa oleh Satgas Anti Mafia Sepakbola, Vigit Waluyo berbicara soal aksi-aksinya di Liga 2. Vigit, yang sudah berstatus tersangka, kemudian menyebut kalau ada beberapa indikasi yang bisa dilihat andai sebuah klub sudah disiapkan menjadi juara sebelum kompetisi dimulai.

"Karena dalam penjadwalan itu tampak sekali bahwa siapa yang bertanding di awal dan bertanding sampai pada penutupan terakhir itu biasanya mereka yang digadang-gadang untuk prestasi yang baik," kata Vigit.



Vigit tidak menyebut satupun nama klub dalam pernyataan itu. Perihal dugaan juara sudah ditetapkan sejak awal musim, dia mengembalikan ke PSSI. PSSI disebutnya punya wewenang untuk itu.

Menanggapi apa yang dikatakan Vigit, kubu Persija menggelar konferensi pers hari ini, Jumat (25/1/2019). Chief Operations Officer (COO) Persija Jakarta, M Rafil Perdana, membantah tegas tudingan.

"Apa yang dikatakan saudara Vigit Waluyo jelas-jelas telah melukai hati para pemain Persija Jakarta dan The Jakmania yang sepanjang musim 2018 telah mencurahkan segenap tenaga dan energinya untuk bekerja keras dalam memenangkan pertandingan demi pertandingan," ujar Rafil.

Vigit, dilanjutkan Rafil, hanya mencari kambing hitam dengan ucapan-ucapannya itu. Apa yang dikatakan Vigit dianggapnya tak berdasar.



"Melihat fakta fakta tersebut, maka pernyataan yang diucapkan oleh Saudara Vigit adalah tendensius dan tidak berdasar. Kami berpendapat Saudara Vigit terkesan ingin mencari kambing hitam dan melakukan pembenaran atas kesalahan yang dia lakukan, karena pada saat ini dia sudah ditetapkan sebagai tersangka pada dugaan kasus suap yang menimpanya."

Atas dasar itu lah, Persija bakal menempuh jalur hukum dengan menunjuk pengacara, Malik Bawazier S.H. Pernyataan Vigit tak bisa lagi ditoleransi karena masuk dalam pencemaran nama baik.

Berikut Pernyataan Sikap Persija:

1. Kami selaku Manajemen Persija adalah profesional di bidangnya masingmasing. Kami tidak ada sangkut pautnya dengan PSSI dan PT Liga Indonesia Baru.

2. Bahwa atas adanya permasalahan ini, maka kami selaku Manajemen Persija dengan ini menunjuk Kuasa Hukum kami yaitu, Bpk. Malik Bawazier, S.H.

3. Kami sangat setuju dan akan mendukung pihak Kepolisian dalam rangka mengungkapkan kasus mafia sepakbola jika kami menemukan bukti-bukti terkait.

4. Pemain, official, dan manajemen Persija serta the Jakmania saya mohon agar tetap tenang dengan adanya pernyataan yang tidak berdasar sekaligus pemberitaan yang tidak benar. Sebab, tentunya, mungkin saja ada pihak-pihak yang menginginkan kehancuran Persija yang kita cintai. (ads/din)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed